Panitia dan SC Musda Demokrat Terbentuk, Januar Jaury: Sisah Tunggu Jadwal DPP

Januar, Ni'matullah dan IAS. (Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Koordinator Steering Commitee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat ke IV, Andi Januar Jaury Dharwis, mengatakan pelaksanaan Musda sisah menunggu waktu dari DPP Partai Demokrat, tapi rencannya akan dilaksanakan bulan ini.
Anggota DPRD Provisni Sulawesi Selatan ini, juga menjelaskan DPD Partai Demokrat Sulsel telah membentuk SC dan Organizing Committee (OC) melalui Surat Keputusan nomor 915/SK/DPD.PD.SULSEL/XI/2021, tanggal 9 Desember 2021.
“SC dan Organizing Committee (OC) sudah dibentuk. SK-nya juga sudah diteken Pak Ketua, Ni’matullah dan Bu Sekretaris Andi Irma Azisah Irwan. Jadi kami sisah menunggu jadwal dari DPP,” kata Andi Januar Jaury, saat dikonfirmasi, Senin (13/12/2021).
Januar menegaskan SC maupun OC akan bekerja sesuai peraturan organisasi Partai Demokrat turunan AD/ART hasil Kongres ke V tahun 2020.
Lebih lanjut, Januar menambahkan salah satu tugas SC Musda, yakni memastikan syarat sah peserta, verifikasi bakal calon Ketua menjadi calon Ketua lalu menyerahkan ke DPP untuk pemilihan, merekomendasikan 10 program partai secara regional, menerima Keputusan DPP terkait hasil pemilihan Ketua DPD serta formatur dan pasca pelaksanaan.
Diketahui, yang menyatakan dan mendapatkan dukungan DPC untuk maju sebagai Ketua Demokrat Sulsel, yakni petahana, Ni’matullah Rahim Bone dan Ilham Arif Sirajuddin.
Ni’matullah maju untuk periode kedua, setengah periode sebelumnya, diselesaikan Ni’matullah sebagai Pelaksana Tugas Ketua (PLT) Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel 2014-2016 dan Ketua DPD 2016-2021. Ni’matullah menggantikan Ilham Arif Sirajuddin (IAS) yang mundur sebagai Ketua Demokrat Sulsel karena sesuatu hal.
Setelah menyelesaikan urusannya, IAS kembali mengincar posisi Ketua Demokrat Sulsel karena ingin menyelesaikan agendanya pada tahun 2013-2016 yang belum sempat diselesaikannya. Menurut IAS, ia ingin mendudukkan Ni’matullah pada Pemilu 2024 sebagai Ketua DPRD Sulsel.
Namun, saat dikonfirmasi kepada Ni’matullah, dia menanggapi tawaran IAS itu dengan senyum-senyum saja.
“Saya diminta untuk kembali menjadi Ketua DPD, karena agenda paling penting, menata partai Demokrat menjadi partai yang modern, profesional dan menjadi partai favorite di Pemilu 2024 nanti,” pungkasnya. (roma)