Ketua Panitia Musda IV Partai Demokrat Sulsel, Linda Salengke. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan persyaratan untuk menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat, harus bersih dari persoalan hukum.
Menurut Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini, syarat tersebut menjadi penilaian Tim 3 yang terdiri Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen, Teuku Riefki Harsa dan Ketua BPOKK, Herman Khaeron.
“Menjadi bahan pertimbangan Tim 3, karena idelanya para pimpinan Partai Demokrat adalah orang bersih dari segala persoalan hukum,” kata Herman Khaeron saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Sementara, Ketua Panitia Musda IV Partai Demokrat, Linda Salengke menegaskan salah satu persyaratan bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat, selain bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkomitmen memajukan Partai Demokrat, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter, berijazah minimal SMU atau sederajat, punya KTA Partai Demokrat dan terlebih dahulu mendapatkan 20 persen dukungan pemegang suara yang sah.
“Syarat lainnya, juga yang dianggap penting, yakni tidak sedang menjalani proses hukum tetap dan pelanggaran pidana dari instansi yang berwenang serta tidak melanggar konstitusi dan kode etik Partai Demokrat,” kata Linda Salengke melalui keterangannya, Rabu (15/12/2021).
Linda menambahkan, syarat calon ketua tersebut sudah tercantum dalam PO Partai Demokrat dan menjadi pegangan bagi OC dan SC saat melakukan verifikasi bakal calon Ketua sebelum Musda dilaksanakan nanti.
Selain itu, dia juga menjelaskan jika jadwal Musda sudah dipastikan pada tanggal 21 Desember 2021. Adapun lokasi Musda, kata dia, belum ada petunjuk dari DPP apakah digelar di Makassar atau di Jakarta.
“Yang pasti jadwal Musda akan dilaksanakan tanggal 21 Desember. Kalau lewat dari tanggal 21, berarti ada Plt Ketua, sebab SK Kepengurusan DPD Partai Demokrat Sulsel berakhir 22 Desember 2021,” ujar Linda Salengke.
Meskipun belum ada kepastian lokasi Musda digelar di Makassar atau di Jakarta, Panitia Musda IV ini, kata dia, telah mempersiapkan lokasi pelaksanaan di Hotel Four Point By Sheraton, jalan Andi Djemma, Makassar pada tanggal 21 Desember, mendatang.
Selain itu, Linda menegaskan, meskipun sudah mempersiapkan lokasi Musda di Makassar, namun jika perintah DPP menginginkan digelar di Jakarta, OC dan SC siap melaksanakan perintah tersebut.
“Tim supervisi dari DPP akan datang ke Sulsel dan berkoordinasi dengan kami, yang pasti secara umum, kami sudah siap melaksanakan Musda ke IV Partai Demokrat, termasuk siap jika dilaksanakan di Jakarta,” tandasnya.
Sementara itu, mantan Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin (IAS) yang disebut-sebut akan maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel menantang petahana Ni’matullah Rahim Bone, tidak mempersoalkan apakah Musda digelar di Makassar atau di Jakarta.
“Sejatinya mau di mana saja kita tidak ada masalah. Kita siap,” ucap IAS.
Secara terpisah, dikonfirmasi ke salah satu pemilik suara sah dan Ketua DPC yang mendukung IAS, minta namanya dirahasiakan, menyebutkan jika IAS telah memenuhi semua syarat yang diatur dalam Pedoman Organisasi (PO), termasuk point bersih dari catatan hukum.
“IAS sangat memenuhi syarat sesuai PO, semua terpenuhi, termasuk catatan bersih dari persoalan hukum,” pungkas sumber tersebut. (roma)