Layang Putus, Kisah Rumah Tangga Bahagia Dibajak Pelakor

Adengan Reza Rahadian dan Anya Geraldine. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Ini cerita tentang perselingkuhan. Berawal dari kisah curhat di sosial media yang viral. Lalu dijadikan novel berjudul “Layang Putus”. Kini kisah ini diangkat dalam cerita serial yang dibintangi Reza Rahadian bersama Putri Marino dan Anya Geraldine. Kisah orang ketiga dalam rumah tangga Aris dan Kinan.
Layangan Putus mengisahkan kehidupan rumah tangga Aris (Reza Rahadian) dan Kinan (Putri Marino). Mereka telah dikarunia seorang putri bernama Raya dan sedang menantikan kehadiran anak kedua.
Awalnya, rumah tangga Aris dan Kinan berjalan harmonis. Namun, situasi itu mulai berubah dan kerap mengalami masalah.
Suatu hari, Aris meminta izin kepada Kinan untuk bekerja di luar kota beberapa hari. Kinan kemudian mengizinkannya pergi.
Namun, saat Aris pergi, asisten rumah tangga mereka menemukan anting dari kantong jas Aris. Kinan kaget karena ia tidak memiliki anting seperti itu.
Kinan mulai curiga Aris berselingkuh dengan Miranda (Frederika Alexis Cull). Pasalnya, Aris dan Miranda sering menghabiskan waktu bersama dan berperilaku tidak wajar.
Kecurigaan Kinan semakin bertambah saat ia mencium aroma parfum asing di baju Aris. Kinan merasa ia dan Aris tidak memiliki parfum dengan aroma seperti itu. Namun, Kinan tidak menanyakannya pada Aris.
Di tengah kecurigaan Kinan terhadap Miranda, muncul sosok perempuan lain, yakni Lidya (Anya Geraldine). Ia merupakan psikolog anak yang menangani Raya, putri Aris dan Kinan.
Namun, kehadiran Lidya justru mengungkap fakta baru hubungan rumah tangga Aris dan Kinan.
Kinan ternyata selama ini keliru dalam menduga wanita yang menjadi selingkuhan suaminya. Aris ternyata selama ini berselingkuh dengan Lidya.
Sementara itu, Aris mulai menyadari bahwa Kinan mencarinya berselingkuh. Alih-alih mengaku, ia malah mulai sering marah kepada Kinan untuk menutupi perselingkuhannya.
Serial ini diangkat dari kisah viral yang bermula dari tulisan curhat di sosial media yang dilanjutkan penulisannya ke dalam novel berjudul Layangan Putus. Novel itu ditulis seseorang dengan nama pena Mommy ASF.
Layangan Putus disutradarai Benni Setiawan. Sebelumnya, ia mengarahkan beberapa film, seperti Bukan Cinta Biasa, Cinta 2 Hati, 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta, serta Twivortiare.
Benni Setiawan juga pernah memenangkan piala Sutradara Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2010.
Serial ini ditayangkan perdana pada 26 November 2021 di layanan streaming WeTV. Episode terbaru serial ini akan hadir setiap Jumat dan Sabtu. (ali amin)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini