Warga Tellupoccoe Maros Mengeluhkan Vaksinasi Mereka, Minta Divaksin Kedua Tapi Tidak Ada Vaksin

Moderna Vaccin, untuk 14 orang per dosis. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Vaksinasi di Kabupaten Maros mulai terhambat. Warga banyak yang mau melakukan vaksin kedua tidak terlayani dikarenakan vaksin sinovac belum diberikan untuk vaksin kedua. Sementara, masih banyak warga yang menerima vaksin kesatu merek sinovac.
Hal ini dialami oleh warga Desa Tellupoccoe, Kecamatan Marusu, yang banyak mengeluhkan jika mereka tidak bisa melakukan vaksin kedua karena vaksin sinovac sudah tidak tersedia lagi. Misalnya yang dialami Ridwam, sejak Januari 2022 menerima vaksin pertama merek sinovac.
Sebulan kemudian, yakni pada bulan Februari, Ridwan mendatangi pos vaksinasi di Maros, namun tidak diberikan vaksin kedua karena tidak ada lagi vaksin merek Sinovac.
“Sejak sudah divaksin pertama merek Sinovac bulan Januari, saya belum divaksin kedua. Padahal setiap saya mendatangi lokasi vaksinasi, petugas vaksinator menolak karena tidak ada lagi vaksin Sinovac. Bagaimana ini, kami tidak bisa lagi divaksin kedua karena sudah tidak ada Sinovac,” kata Ridwan menyampaikan keluhannya kepada menitindonesia.com, Sabtu (19/3/2022).
Ridwan juga mengaku sangat bingung, karena setiap petugas yang ditemuinya tidak ada yang memberikan jawaban yang memuaskan dan tidak ada solusinya, apakah bisa menerima vaksin kedua atau tidak jika tidak ada lagi Sinovac.
Dia juga menyebutkan, bahwa selain dirinya masih terdapat sekitar puluhan orang di Tellpoccoe yang belum menerima vaksin kedua karena mereka mendapatkan vaksin pertamanya merek Sinovac, sedangkan vaksin tersebut sudah tidak dipakai lagi.
Selain Ridwan, juga Hj Ramliati, yang sudah menerima vaksin pertama Moderna, bulan Januari 2022. Namun hingga saat ini, dia juga belum diberi vaksin kedua. Dia juga merasa heran, karena sudah berkali-kali ke pos-pos vaksinasi, untuk meminta vaksin kedua, tapi tidak tersedia Moderna.
“Saya sudah vaksin pertama, dikasih Moderna. Pas mau vaksin kedua, petugas selalu bilang, ‘sabarki, ini tidak ada vaksin kedua untuk moderna’, adapi baru kita datang’, bagaimana caranya kita tahu ada vaksin Moderna, seharusnya ini sudah tersedia, kan kami sudah mau menerima vaksin, eh malah di sini alasannya tidak adami vaksin kedua,” ujar Ramliati.
Dikonfirmasi Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Hj Rusna, mengatakan, sebenarnya vaksin kedua untuk Moderna tersedia, namun petugas tidak membuka boks vaksin jika belum cukup untuk 14 orang, untuk satu dosis vaksin Moderna
“Kalau tidak mencukupi 14 orang , terbuang-buang vaksin. Jadi nanti cukup 14 orang baru dibuka,” kata Hj Rusna.
Untuk ketersediaan vaksin Moderna, lanjut Rusna, sebenarnya tersedia, hanya petugas tidak membuka vaksinasinya kalau yang mendaftar tidak cukup dari 14 orang. Untuk Sinovac, kata dia, masih tersedia, hanya saja saat ini petugas vaksinasi berpindah-pindah lokasi, namun semua akan dapat giliran.
“Vaksin Moderna saat ini tersedia, nanti ada petugas yang menghubungi warga yang mau vaksin kedua,” pungkasnya. (asrul nurdin)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini