Buka Kompetisi Catur di Warkop, Danny Pomanto Minta Ketua KONI Makassar Populerkan Olah Raga Catur

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto membuka kompetisi Catur di Warkop Vetsel. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto, meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Makassar agar mempopulerkan Cabang Olahraga (Cabor) Catur di tengah masyarakat Makassar.

“Saya minta Ketua KONI Makassar mempopulerkan ini Cabor Catur. Kalau bisa, segera temukan atlit catur yang bisa mengukir prestasi dan memecahkan rekor,” kata Danny Pomanto dalam sambutannya saat membuka kompetisi Catur Ramadhan yang dilaksanakan Vetsel Chess Club (VCC), di Warkop Vetsel, Jalan Veteran Selatan, Makassar, Selasa (12/04/2022), malam.
Danny Pomanto menuturkan, Catur merupakan Cabor yang bisa merakyat karena dianggap mirip dengan kehidupan, di mana sudah bisa dilihat 1 sampai 5 langkah ke depan apa yang akan terjadi.
Dia mengaku sangat senang, karena sudah sekian lama, baru kali ini sempat hadir lagi di hadapan pecinta olahraga Catur. Meskipun kegiatannya sangat padat, ujar Danny, ia tetap menyempatkan hadir di kompetisi kelas warkop ini.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Makassar, Ahmad Susanto, yang hadir bersama Danny Pomanto, mengatakan akan segera menyiapkan kompetisi catur karena kompetisi ini adalah solusi untuk mengobati kerinduan para atlet catur.
“Kami berkomitmen untuk melakukan pembinaan kepada seluruh Cabor di KONI Makassar, termasuk pembinaan kepada semua atlet. Untuk Cabor Catur, kami berharap atlet yang bisa menjadi master yang mewakili Makassar di kancah nasional nanti,” ujar Ahmad Susanto.
Dia juga menyinggung, bahwa kurang lebih 10 tahun, Kota Makassar tidak lagi memiliki master catur yang menasional. Ke depan, Ahmad Susanto berharap, Cabor Catur ini bisa bangkit lagi dan mengukir prestasi nasional.
“Saya tantang para pengurus melakukan pembinaan usia dini, mulai tingkat siswa SD dan SMP, sehingga ke depannya ada kompetisi massal yang melibatkan mereka,” ujarnya.
Dari pembinaan sejak usia dini, lanjut Ahmad, di situlah nanti muncul bibit-bibit handal atlet catur. Dia pun menegaskan targetnya untuk membangkitkan Cabor Catur agar bisa menjadi olahraga populer.
Diketahui, peserta yang mengikuti kompetisi Catur Ramadan ini sebanyak 80 orang dari 11 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. (andi esse)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini