Curah Hujan Tinggi, Sawah Pertanian di Kecamatan Marusu Rusak Tergenang Banjir

menitindonesia, MAROS – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Maros selama dua hari ini, mengakibatkan 10 hektare sawah di Kecamatan Marusu terendam banjir.
Akibatnya, banyak rumah warga tergenang air dan sawah terancam rusak. Daeng Sumi, Warga Desa Tellupoccoe, Kecamatan Marusu, mengatakan, sawah milik warga yang terendam banji ini baru saja ditanami.
“Air mnasuk ke rumah kami di Dusun Palisi ini, Tellupoccoe, sudah sampai pusar orang dewasa. Begitu juga sawah yang baru ditanami sudah rusak karena terendam banjir,” kata Daeng Sumi kepada Jurnalis media ini, Minggu (25/12/2022).
Tingginya debit air yang mencapai 1 meter di atas jalan aspal, ujar dia, membuat akses jalan pedesaan yang menghubungkan tidak bisa dilalui
“Untuk sampai ke jalan raya, kami harus berputar melalui jalan Ongkoe dan jaraknya sangat jauh, banjir di aspal sudah samoai 1 meter,” ujar Sumi.
Banjir yang dialami warga ini pada musim hujan penghujung 2022 ini,  terjadi dengan debit air yang mencapai 1 meter.
“Sawah petani di Marusu, yang baru saja ditanami ini sudah pasti rusak, harus dicari apa penyebab air meluap, biasanya tidak seperti ini,” ucap dia. (asrul nurdin)