Anies Biarkan Bendera NasDem Diturunkan di Markas AMIN, Surya Paloh: Kami Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

FOTO: Anies Baswedan sedang membisikkan sesuatu kepada Muhaimin Iskandar. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Pasangan calon Pilpres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau AMIN menampakka sikap yang berbeda dengan Ketua Umum Partai NasDem Drs. Surya Dharma Paloh atau Surya Paloh.
Anies menilai pernyataan Surya Paloh menerima hasil Pilpres dan memberi ucapan selamat kepada Paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran telah memenangkan Pilpres, tidak mewakili sikap AMIN yang justru menggugat hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).
BACA JUGA:
Direktur Konsil Kedokteran Dunia Beri Ucapan Selamat kepada Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres 2024
Meskipun Anies memahami sikap Surya Paloh yang segera ingin merapat ke pemenang Pilpres, Anies mengatakan pihaknya tetap menghormati sikap Ketua Umum Partai NasDem.
Untuk diketahui, Partai NasDem merupakan pengusung utama Anies Baswedan sebagai capres bersama PKB dan PKS. Saat Anies tengah diselidiki KPK atas dugaan korupsi ratusan miliar proyek Formule E, NasDem tiba-tiba menarik Anies sebagai capresnya dan membangun koalisi yang mereka namakan koalisi perubahan.
BACA JUGA:
Berjalan Sukses Pemilu Serentak Tahun 2024 di Sulsel, Pj Gubernur Bahtiar Beri Penghargaan
Pasca Pilpres, Surya Paloh menyatakan sikap politik NasDem untuk menerima keputusan KPU menetapkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024. Penetapan KPU ini berdasarkan berita acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024 mengenai hasil rapat pleno rekapitulasi nasional.
Prabowo-Gibran unggul suara 96.214.691 dari total suara sah nasional. Anies-Muhaimin hanya mendapat 40.971.906 suara, serta Ganjar paling buncit, hanya mendapat 27.040.878 suara.
Setelah menemui Jusuf Kalla sebelum penetapa KPU tersebut diumumkan, Anies menyatakan sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Anies tidak mau menerima keputusan KPU dan memilih menggugat ke MK.
Anies pun membiarkan pendukungnya menurunkan bendera NasDem yang terpasang di Markas Pemenangan AMIN, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat. Penurunan bendera itu dilakukan setelah pasangan Anies-Muhaimin melakukan jumpa pers, Kamis (21/3/2024).
Anies meminta pengumuman KPU itu dibatalkan dan Pilpres diulang. Bahkan ia meminta jika Pilpres diulang, Gibran tidak boleh diikutkan dan Prabowo harus mencari pasangan yang lain.
Sementara itu, Surya Paloh menanggapi santai sikap Anies yang berbeda dengannya. Ia pun mengaku memahami perasaan Anies untuk mencari keadilan di MK.
“Silahkan, kita hargai upayanya cari keadilan. Sikap kami menerima hasil keputusan KPU dan kami ucapkan selamat kepada Prabowo-Gibran telah memenangkan Pilpres ini,” pungkasnya. (AE)