Jelang Pilgub, Pakar Komunikasi Politik Unhas Sebut Ni’matullah Solusi dari Krisis Kepemimpinan di Sulsel

FOTO: Pakar Komunikasi Politik Unhas, Dr. Hasrullah, MA. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pakar Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Dr. Hasrullah, M.A., mengungkapkan sosok yang dibutuhkan untuk menjadi Gubernur Sulawesi Selatan selanjutnya harus mengerti persoalan Sulsel dan memahami konsep dalam penyelesaian masalah.
Dia mengatakan, sikap para kader Partai Demokrat yang disampaikan 24 Ketua DPC Partai Demokrat se-Sulsel meminta agar Ketua Demokrat Sulsel H. Ni’matullah Rahim Bone maju sebagai calon gubernur pada Pikada serentak plus Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 November 2024 mendatang, merekam alam bawah sadar masyarakat Sulsel yang menginginkan pemimpin ideal.
BACA JUGA:
Cari Dukungan Parpol di Pilkada Kaltim 2024, Cagub Mahyudin Daftar di PDI-Perjuangan
“Kalau kita mau jujur menilai, Ni’matullah ini adalah bibit unggul pemimpin, berasal dari aktivis kampus lalu memimpin partai besar di Sulsel. Jalur karier politiknya ditempuh dengan cara melalui proses, baik di organisasi maupun di partai,” kata Hasrullah kepada jurnalis media ini di Makassar, Sabtu (20/4/2024).
Dosen senior Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unhas ini, mengaku salut dengan sikap para kader Demokrat Sulsel yang solid mendorong pimpinan partainya maju di Pilgub. “Ini sikap politik yang rasional,” katanya.
BACA JUGA:
Capai Peringkat Tiga Nasional Pendanaan PKM 2024, Unhas Loloskan 135 Proposal
“Mereka tidak asal mendorong, tetapi melihat sosok Ni’matullah, selain pemimpin partai, juga memahami keinginan masyarakat Sulsel yang mau pemimpinnya punya kapasitas, punya konsep dan bisa menyelasaikan masalah yang ada di daerah,” ujar Hasrullah.
Ia berharap, Demokrat tak hanya mengusulkan saja, tapi berusaha mewujudkan supaya Ni’matullah bisa masuk dalam bursa dan memenangkan kontestasi Pilgub nanti. “Harus dimulai dari sekarang. Bangun komunikasi politik untuk membentuk koalisi yang sepaham,” jelas Hasrullah.

Memahami Masalah Sulsel

Menurutnya, saat ini sosok seperti Ni’matullah dibutuhkan sebagai gubernur atau wakil gubernur. Pemimpin itu, kata Hasrullah, harus punya kapasitas dan sebaiknya memimpin partai. Ia mencontohkan, ketika era Gubernur Syahrul Yasin Limpo memimpin Sulsel, Syahrul mengambil Agus Arifin Nu’mang yang punya pengalaman memimpin Partai dan memimpin DPRD Sulsel, menjadi wakil gubernur.
“Presedennya ada. Pak Ni’matullah juga kan pengalaman memimpin DPRD Sulsel. Leadershipnya berintegritas, tidak pernah pindah-pindah partai. Itu bisa jadi ukuran politisi berintegritas,” ujarnya.
Selain itu, Hasrullah juga menyinggung, bahwa politik di Sulsel sudah saatnya dicerahkan karena sudah lama mengalami krisis kepemimpinan. Ia mengatakan, seandainya proses demokrasi dilakukan dengan cara yang benar, figur seperti Ni’matullah ini bisa muncul cepat karena memiliki kapasitas, memahami masalah dan solusinya yang baik untuk Sulsel.
“Ada politisi diberi kesempatan tapi tidak menghasilkan prestasi sesuai yang diharapkan masyarakat. Banyak masalah yang tidak terselesaikan,” ujar dia.
Sebelumnya, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Demokrat Sulsel merekomendasikan Ketua Demokrat Sulsel H. Ni’matullah maju di Pilgub. Pernyataan sikap ini disampaikan secara bulat oleh 24 Ketua DPC se-Sulsel di Hotel Claro, Rabu (18/4), lalu.
“Kami mendorong Pak Ni’matullah maju di Pilgub Sulsel karena beliau orang baik, punya pengalaman memimpin DPRD Sulsel. Beliau bisa mengurus masyarakat dengan cara-cara yang baik,” ujar Ketua DPC Demokrat Kota Palopo M Dhevy Bijak. (AE)