Polsek Rappocini Selidiki Dugaan Kasus Penganiayaan Mahasiswi

menitindonesia, MAKASSAR – Aparat Kepolisian Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar tengah melakukan penyelidikan kasus penganiayaan dilakukan seorang pria berinisian HN terhadap Mahasiswi.
Kapolsek Rappocini, Kompol Mustari mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus penganiayaan diterimanya tersebut,” Kami masih selidiki laporan dugaan penganiayaan terhadap Mahasiswa yang dilakukan oleh terlapor. Sementara kami juga mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” katanya.
Sebelumnya keluarga Korban (Mahasiswi) melayangkan laporan kasus penganiayaan dilakukan terlapor (HN), ke Mapolsek Rappocini dalam tindak pidana penganiayaan, laporan korban terigestrasi dengan LP/270/V/2024/ POLRESTABES MAKASSAR/SEK RAPPOCINI tanggal 15 bulan Mei 2024.
Menurut kakak korban berinisial WA peristiwa dialami adiknya itu tak diterima oleh keluarganya sehingga melayangkan laporan dengan tujuan agar aksi kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Kami keluarga melayangkan laporan dengan harapan agar petugas kepolisian Rappocini menindaki laporan kami, agar tidak lagi terjadi insiden serupa terhadap kaum hawa,” kata WA.
Ia menceritakan, aksi kejadian itu bermula saat korban seorang diri di kosannya di Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini. Korban sementra tidur pulas, tetiba terlapor datang ke kosan, korban yang terbangun kaget saat terlapor meminta ponsel dan pasword, korban pun menolak.
“Ketika korban menolak permintaan pelaku saat itulah terlapor mencengkram wajahnya dan memukul kepala belakang serta menjambak rambut korban. Dari kejadian itu hingga kami keluarga melayangkan laporan di Polsek Rappocini,” beber WA.
Ditanya hubungan antara korban dan terlapor, WA enggan menimpali, ia menuturkan bahwa sebelumnya korban dan terlapor sempat berpacaran. Namun korban memutuskan terlapor. “Korban memutuskan terlapor karena tidak ingin diganggu,” singkatnya.
WA menyebutkan bahwa kondisi korban masih merasakan sakit pada bagian kepala, nyeri pula pada bagian belakang kepala serta lebam pada paha,” Korban masih kondisi sakit pasca penganiayaan dilakukan terlapor, semoga kasus ini secepatnya ditindaklanjuti aparat kepolisian Polsek Rappocini,” tandasnya. (*)