FOTO: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai semakin baik di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, mengapresiasi langkah-langkah strategis yang telah diambil, terutama dalam penerapan 16 program prioritas yang telah dijalankan sejak 2021.
Menurut Rudianto, salah satu keberhasilan terbesar adalah keterbukaan Polri terhadap kritik serta ketegasan Kapolri dalam menindak oknum yang mencoreng nama baik institusi.
“Polri di bawah kepemimpinan Pak Listyo tidak anti kritik dan terbuka menerima masukan. Hal ini yang membuat Kapolri sukses membawa kinerja kepolisian lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (12/3/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya program prioritas ke-16, yaitu ‘public complain’ atau pengaduan masyarakat. Menurutnya, langkah ini mencerminkan keseriusan Polri dalam meningkatkan transparansi serta membangun sistem pengawasan yang lebih baik bagi masyarakat pencari keadilan.
“Tagar ‘No Viral No Justice’ yang muncul belakangan ini juga bagian dari refleksi atas harapan masyarakat. Program public complain membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi kinerja Polri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rudianto menilai bahwa sikap Kapolri yang bijak dalam menghadapi kritik merupakan modal penting dalam evaluasi dan penataan kelembagaan. Program penataan ini sendiri merupakan prioritas pertama yang telah dirumuskan sejak awal kepemimpinan Jenderal Sigit.
Sebagai mitra strategis Polri, Komisi III DPR memberikan dukungan penuh agar program-program prioritas yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan. Beberapa di antaranya mencakup pemantapan kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penguatan penanganan konflik sosial, pemulihan ekonomi nasional, hingga peningkatan kualitas layanan publik.
“Pemantapan terkait komunikasi publik juga penting untuk terus dijalankan agar semua keberhasilan Polri dapat diketahui masyarakat luas. Namun, kami juga berharap agar kelakuan oknum yang mencoreng citra Polri tetap menjadi perhatian utama,” pungkas Rudianto.
Keberhasilan ini diharapkan terus berlanjut, sehingga Polri semakin dipercaya sebagai pengayom masyarakat dan penegak hukum yang adil.