Lima Jabatan Sekretaris OPD di Maros Kosong, Pemkab Siapkan Seleksi Pengganti

Kantor Bupati Maros
menitindonesia, MAROS – Lima jabatan sekretaris pada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros saat ini mengalami kekosongan. Pemerintah setempat tengah mempersiapkan proses seleksi pengisian jabatan melalui sistem merit.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros, Andi Sri Wahyuni AB, mengungkapkan bahwa kekosongan terjadi di Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Badan Keuangan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
“Untuk Dinas Sosial, jabatan kosong karena pejabat sebelumnya, Rachmat Selamet, meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Sedangkan di Badan Keuangan, jabatan kosong karena pejabatnya beralih ke jabatan fungsional,” kata Sri Wahyuni, Rabu (4/6/2025).

BACA JUGA:
Terlibat Kasus Terorisme, Seorang ASN di Maros Dipecat Tidak Terhormat

Tiga jabatan lainnya kosong sebagai dampak dari pemisahan struktur organisasi. Sebelumnya, Dinas Perhubungan, Damkar, dan Ketenagakerjaan berada dalam satu perangkat daerah yang kini telah dimekarkan.
“Setelah pemisahan, jabatan sekretaris di tiga OPD tersebut otomatis belum terisi,” tambahnya.
Untuk mengisi kekosongan ini, Pemkab Maros akan mengandalkan sistem merit. Proses seleksi dilakukan oleh Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang akan menyaring dan mengajukan tiga nama calon kepada pimpinan daerah.
“Pengisian jabatan dilakukan berdasarkan rekam jejak dan kinerja ASN. Nama-nama yang masuk seleksi akan diajukan kepada pimpinan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam memastikan, operasional masing-masing OPD tetap berjalan. Untuk sementara waktu, posisi sekretaris dijabat oleh pelaksana tugas (PLT).
“Kami sudah tunjuk PLT agar pelayanan tetap berjalan lancar sambil menunggu penetapan pejabat definitif,” ujar Chaidir.