Kepala BGN Prof Dadan Hindayana, pastikan fasilitas lengkap tak akan ditolak.
Kepala BGN Prof Dadan Hindayana menjawab keluhan DPP Gapimdo soal penolakan verifikasi dapur mandiri MBG di Sulsel. Ia tegaskan, sistem BGN tidak akan menolak fasilitas yang lengkap dan kini sedang dilakukan cek and ricek di lapangan.
menitindonesia, JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof Dadan Hindayana akhirnya memberikan penegasan terkait dugaan penolakan sistem verifikasi terhadap dapur mandiri Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah 9 yang meliputi Sulawesi, khususnya di Sulsel. Prof Dadan menyampaikan jaminannya, saat dikonfirmasi langsung jurnalis media ini, Jumat (11/7/2025).
“Fasilitas yang lengkap pasti tidak akan ditolak. Itu jaminan kami,” tegas Prof Dadan.
Ia juga menambahkan, pihaknya telah menerima keluhan dari DPP Gapimdo dan saat ini tengah melakukan konsolidasi internal serta proses cek and ricek atas laporan yang masuk.
“Kami sedang konsolidasi dan melakukan cek and ricek terhadap situasi di lapangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Gapimdo, H.S. Tribuana, mengeluhkan banyak mitra dapur mandiri di Makassar dan sekitarnya ditolak oleh sistem digital BGN—padahal semua fasilitas sudah tersedia.
“Gedung dapur siap, alat masak ada, mobil box lengkap. Tapi sistem menolak karena katanya wilayah sudah penuh, padahal di lapangan kosong melompong,” ungkap Tribuana.
Tribuana mengakatan pengusaha mitra dapur mandiri MBG saat ini menanti, upaya yang dilakukan BGN untuk menertibkan kekacauan yang ada di Wilayah 9 yang meliputi Sulawesi, khususnya di Sulsel.
“DPP Gapimdo percaya, Prof Dadan sangat peduli terhadap keadilan dan kelancaran distribusi program MBG ini, dan bisa menertibkan yang mencoba bermain dan menghalangi program MBG ini. Semoga ada solusi dari BGN agar calon mitra yang sungguh-sungguh tidak terhambat oleh sistim,” ujar Tribuana.