APBD Perubahan 2025 Makassar Turun, Wali Kota Janji Tetap Prioritaskan Layanan Publik

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti Rapat Paripurna DPRD Makassar membahas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan APBD Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 secara virtual, Selasa (2/9/2025).
Munafri menjelaskan, penyusunan APBD-P dilakukan karena perubahan asumsi makro ekonomi, kebutuhan realokasi anggaran, serta penyesuaian kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat.
“APBD Perubahan ini juga untuk mengantisipasi belanja mendesak dan menjaga fiskal daerah tetap prudent hingga akhir tahun,” katanya.
Dalam rancangan APBD-P 2025, Pendapatan Daerah ditargetkan Rp4,898 triliun, turun 9,02 persen dari APBD pokok Rp5,384 triliun. Sementara Belanja Daerah direncanakan Rp5,128 triliun, menurun 9,77 persen dari Rp5,684 triliun. Defisit Rp294,18 miliar akan ditutup melalui surplus pembiayaan netto.

BACA JUGA:
Festival Kuliner dan Fashion “Pixel World” Hadir di PIPO Mall Makassar

Rincian koreksi anggaran mencakup PAD sebesar Rp2,17 triliun (turun 12,35 persen), pendapatan transfer Rp2,721 triliun (turun 6,18 persen), Belanja Operasi Rp4,138 triliun (turun 0,69 persen), Belanja Modal Rp980,28 miliar (turun 33,64 persen), serta Belanja Tak Terduga Rp10 miliar (turun 75 persen).
Meski ruang fiskal menyempit, Munafri menegaskan APBD-P tetap diarahkan untuk tujuh prioritas utama, yakni peningkatan kualitas pendidikan, pengendalian inflasi dan perluasan usaha, penguatan aparatur, peningkatan layanan kesehatan, pemulihan ekonomi berbasis kewirausahaan, pembangunan infrastruktur perkotaan, serta perlindungan lingkungan hidup.
“Dengan kolaborasi eksekutif dan legislatif, pembahasan APBD Perubahan ini menjadi bukti komitmen kita terhadap kepentingan masyarakat Makassar,” tegasnya.