Profil Sukartono, Plt Sekretaris DPRD Maros yang Disiplin dan Komunikatif

Sekretaris DPRD Maros, Sukartono. (ist)
menitindonesia, MAROS – Setelah lebih dari dua dekade berkarier di dunia birokrasi, Sukartono kini dipercaya menjabat Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris DPRD Kabupaten Maros sejak Juli 2025. Sosok yang dikenal disiplin dan komunikatif itu mengungkapkan sejumlah fokus kerja dan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekretariat dewan.
Karier Sukartono dimulai pada 1997 di Kementerian Transmigrasi sebelum akhirnya berpindah ke Pemkab Maros dan bertugas di Dinas Kehutanan dan Tata Ruang. Ia kemudian menempati sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kasi Inventarisasi Kehutanan, Kabid Kehutanan, hingga Sekretaris Dinas Kehutanan.
Perubahan struktur organisasi pada 2016 membuat kewenangan kehutanan ditarik ke provinsi. Namun, Bupati Maros saat itu menugaskannya tetap di Maros sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam, sebelum ia kemudian bertugas di berbagai bagian di Sekretariat Daerah dan akhirnya kembali ke Sekretariat DPRD hingga menjabat PLT Sekwan.
“Sekarang saya harus memastikan seluruh bagian bekerja selaras untuk memfasilitasi tugas DPRD,” ujarnya.
Menurutnya, dinamika di DPRD jauh lebih kompleks dibanding OPD lainnya. Ia menyebut lembaga legislatif sebagai tempat dengan “35 anggota dewan dan 40 keinginan”, menggambarkan keragaman karakter dan kebutuhan politik yang harus dilayani. Tantangan utama, kata dia, adalah menjaga netralitas ASN.
Secara khusus, ia menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif antara sekretariat dan anggota dewan. Untuk memperbaiki alur informasi, ia memperkenalkan konsep ILO (Informal Liaison Officer) yang bertugas sebagai penghubung cepat antara staf sekretariat dan alat kelengkapan dewan.
“Kadang DPRD maunya A, tapi yang sampai di sekretariat jadi C. Ini yang kita benahi,” ujarnya.
Selain itu, Sukartono juga rutin menggelar rapat monitoring bulanan sebagai ruang evaluasi terbuka bagi seluruh bagian di sekretariat. Ia menekankan pentingnya lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung produktivitas.
“Jika kita senang dengan apa yang kita kerjakan, maka pimpinan dan anggota dewan juga akan senang dengan hasil kerja kita,” katanya.
Di bawah kepemimpinannya, Sekretariat DPRD Maros juga tengah menyiapkan revitalisasi aplikasi e-Aspirasi, platform digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi secara daring. Sistem tersebut akan diintegrasikan dengan data NIK dan dikelola oleh Bagian Humas dan Protokol.
“Kami ingin memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi tanpa harus datang ke kantor dewan,” jelasnya.
Sukartono berharap seluruh ASN di lingkungan Sekretariat DPRD dapat menjaga profesionalisme dan bekerja dengan hati. Ia juga mengajak masyarakat Maros untuk aktif memberikan masukan.
“DPRD dan Sekretariat Dewan hadir untuk melayani. Kami siapkan wadahnya supaya masyarakat bisa terlibat langsung,” tuturnya.