menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Entertainment 100% Makassar yang digelar di Lapangan Karebosi, Sabtu malam (8/11/2025). Acara ini menjadi salah satu rangkaian utama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar.
Usai menghadiri Festival Budaya Makassar, Munafri bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dan Ketua TP PKK Melinda Aksa bergeser ke tribun utama Karebosi. Mereka bergabung bersama ribuan warga yang memadati lapangan untuk menikmati pertunjukan seni dan musik khas Makassar.
Kegiatan bertema hiburan rakyat ini menghadirkan berbagai penampilan dari seniman dan kreator lokal. Munafri tiba di lokasi saat komedian muda Alil Murdani Saputra—kreator karakter “Pak Desa”—tampil di atas panggung bersama rekannya, Memed Sallatu atau Wijaz.
Penonton juga dihibur dengan aksi komedi Kanda Karca ciptaan Al Ikhwan, yang dikenal dengan gaya satir khas mahasiswa Makassar.
BACA JUGA:
Puluhan Ribu Warga Tumpah di Losari, Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-418 Makassar
Selain itu, Udin Leaders Band turut memeriahkan panggung dengan deretan lagu berbahasa Bugis, disusul penampilan UKM Seni Universitas Hasanuddin lewat tarian Sompereng Lino, serta aksi panggung Natison yang menutup malam dengan meriah.
Munafri mengapresiasi semangat para pelaku seni muda yang menampilkan karya-karya lokal penuh kreativitas.
“Entertainment 100% Makassar ini adalah hadiah ulang tahun kota untuk anak muda dan kreator lokal. Ini ruang bagi mereka menunjukkan karya terbaik dan menegaskan bahwa Makassar bukan hanya kota metropolitan, tapi juga pusat kreativitas dan budaya urban yang berkarakter,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi menyukseskan acara ini.
“Pentas seni dan musik seperti ini adalah wujud cinta terhadap Makassar. Lewat karya dan ekspresi budaya, kita memperkuat kebersamaan dan rasa bangga menjadi orang Makassar,” ucap Aliyah.
Aliyah menambahkan, Pemerintah Kota Makassar akan terus memberi ruang bagi para pelaku seni agar bisa berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan kota.
“Seni dan budaya adalah identitas Makassar yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” tegasnya.