Objek Wisata Rammang Rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Bkr)
menitindonesia, MAKASSAR — Sektor pariwisata Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren positif sepanjang 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengunjung objek daya tarik wisata di Sulsel mencapai 4.517.360 orang, menempatkan provinsi ini di peringkat ke-10 nasional.
Data tersebut tertuang dalam Statistik Objek Daya Tarik Wisata 2024 yang dirilis BPS. Dengan jumlah kunjungan lebih dari 4,5 juta orang, Sulsel berhasil masuk jajaran 10 besar provinsi dengan kunjungan wisata terbanyak di Indonesia.
Tak hanya dari sisi kunjungan, dampak ekonomi yang dihasilkan juga signifikan. Penjualan tiket objek wisata di Sulsel sepanjang 2024 tercatat mencapai Rp67,5 miliar. Jika ditambah pendapatan lain di kawasan objek wisata, total pendapatan mencapai Rp96,7 miliar.
Adapun provinsi dengan jumlah kunjungan wisata tertinggi masih didominasi wilayah dengan destinasi besar. Jawa Tengah menempati peringkat pertama dengan 73,4 juta pengunjung, disusul Bali sebanyak 70,5 juta dan Jawa Timur dengan 55,9 juta pengunjung. DKI Jakarta dan Jawa Barat melengkapi lima besar nasional.
Meski berada di luar Pulau Jawa, capaian Sulsel dinilai kompetitif. Provinsi ini mampu bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai tujuan wisata utama nasional, seperti DI Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Banten.
BPS menilai, keberhasilan Sulsel menembus 10 besar nasional menegaskan peran strategis sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Wisata alam, budaya, dan bahari menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun regional.
Capaian tersebut turut membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata.
Selain dari sisi kunjungan, Sulsel juga tercatat sebagai provinsi dengan jumlah objek wisata komersial terbanyak di Pulau Sulawesi. BPS Sulsel mencatat terdapat 74 objek wisata, terdiri atas 43 wisata alam, 11 wisata budaya, dan 20 wisata buatan.
Jumlah tersebut menempatkan Sulsel di posisi teratas dibandingkan provinsi lain di kawasan Sulawesi. Sebagai perbandingan, Sulawesi Barat memiliki 25 objek wisata, Sulawesi Utara 22 objek wisata, Sulawesi Tengah 20 objek wisata, Sulawesi Tenggara 20 objek wisata, dan Gorontalo 7 objek wisata.
Sejumlah destinasi unggulan menjadi magnet utama kunjungan wisatawan. Di antaranya kawasan karst Rammang-Rammang di Kabupaten Maros yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep, serta destinasi budaya Tana Toraja yang dikenal secara internasional melalui ritual adat, rumah Tongkonan, dan tradisi pemakaman khas.
BPS menegaskan, keberadaan objek daya tarik wisata merupakan unsur fundamental dalam pembangunan pariwisata. Keindahan alam, kekayaan budaya, nilai sejarah, serta ketersediaan fasilitas pendukung menjadi faktor penentu dalam menarik kunjungan dan mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama.
Dengan tren positif tersebut, pariwisata Sulawesi Selatan diproyeksikan terus berkembang. Namun, penguatan infrastruktur, promosi berkelanjutan, serta pengelolaan destinasi yang berorientasi pada keberlanjutan dinilai menjadi kunci agar pertumbuhan sektor ini tetap terjaga.