Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, saat menjadi pemateri di ajang retret Partai Perindo Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Selatan menggelar retret kader sebagai bagian dari penguatan internal menghadapi agenda politik ke depan. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dihadirkan sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam forum tertutup itu, Nurdin Abdullah membahas pengelolaan isu politik, penanganan krisis, serta strategi memenangkan kontestasi elektoral. Materi yang disampaikan bertumpu pada pengalamannya mengikuti berbagai pemilihan kepala daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Di hadapan kader Perindo, Nurdin menekankan bahwa kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh tingkat popularitas. Kemampuan mengendalikan isu, merespons krisis secara terukur, serta membangun narasi yang tepat di ruang publik dinilai menjadi faktor penentu.
Menurutnya, kader partai harus mampu membaca situasi politik secara presisi dan menyusun langkah strategis berbasis perhitungan, bukan semata mengandalkan intuisi.
Retret tersebut menjadi bagian dari upaya Perindo Sulawesi Selatan membekali kader dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di lapangan, khususnya dalam menghadapi dinamika politik yang cepat berubah dan berpotensi memicu konflik persepsi publik.
Ketua DPW Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, mengatakan kehadiran Nurdin Abdullah memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran kader.
“Materi yang disampaikan sangat aplikatif karena berangkat dari pengalaman nyata menghadapi kompetisi politik,” ujar Hayat.
Ia berharap retret ini dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan kader dalam menyusun strategi pemenangan yang efektif.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi internal Perindo di tingkat wilayah, dengan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya politik sebagai fondasi menghadapi kontestasi mendatang.