Pembangunan Hunian Korban Bencana di Aceh dan Sumbar Terus Dikebut

menitindonesia, ACEH – Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Aceh dan Sumatra Barat terus berjalan. Proyek yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat ini menunjukkan progres yang bervariasi, mulai dari tahap perangkaian rangka hingga penyelesaian unit hunian.
Berdasarkan laporan terbaru, Sabtu (7/2/2026), pembangunan huntara di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, masih berlangsung. Sejumlah rangka besi bangunan telah berdiri, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap perangkaian.
Di lokasi tersebut, personel TNI bersama warga tampak bergotong royong meratakan tanah menggunakan peralatan sederhana sebagai persiapan pembangunan unit huntara.
Sementara itu, di Sumatra Barat, pembangunan huntara menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak sembilan unit huntara dilaporkan telah rampung dengan progres 100 persen. Unit-unit tersebut tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, serta Kabupaten Tanah Datar.

BACA JUGA:
Ribuan Praja IPDN Dikerahkan ke Aceh Tamiang untuk Pulihkan Layanan Publik

Selain itu, satu unit huntara di Kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Nagari Puluik-Puluik, masih dalam tahap pembangunan dengan progres sekitar 45 persen. Rangka besi bangunan telah berdiri, lahan telah diratakan, dan material bangunan tampak tersedia di sekitar lokasi untuk mendukung percepatan pekerjaan.
Pembangunan huntara juga terus dikebut di wilayah lain di Sumatra Barat. Di Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Batipuh, Nagari Bungo Tanjung, rangka bangunan dan atap galvalume telah terpasang. Personel TNI bersama warga setempat tampak bergotong royong memasang dinding huntara.
Masih di Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di Kecamatan Batipuh Selatan, Nagari Sumpur, pembangunan huntara telah memasuki tahap akhir. Seluruh proses pembangunan di lokasi ini dikerjakan oleh personel TNI.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, pembangunan huntara juga terus berjalan. Saat ini, lantai dasar bangunan sedang dalam tahap pengecoran, sementara sebagian rangka bangunan telah berdiri. Sebuah tenda BNPB didirikan di sekitar lokasi sebagai tempat istirahat bagi warga dan personel TNI yang terlibat dalam kegiatan pembangunan.
Huntap Mulai Disiapkan
Selain huntara, pembangunan hunian tetap mulai dipersiapkan di Kota Padang Panjang. Di Kecamatan Padang Panjang Barat, Kelurahan Tanah Hitam, personel TNI terlihat berada di lahan kosong yang akan dijadikan lokasi pembangunan huntap.
Sementara itu, di Kecamatan Padang Panjang Timur, Kelurahan Ekor Lubuk, pembangunan huntap telah dilakukan dengan desain modern berbentuk segitiga. Bangunan menggunakan material batako dengan kombinasi warna abu-abu dan kuning, serta rangka atap baja ringan, menyerupai perumahan di kawasan perkotaan.
Pembangunan huntara dan huntap ini diharapkan dapat segera memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak bencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatra Barat.