Gubernur Sulsel Groundbreaking Proyek Jalan Rp274 Miliar, 209 Km Ditangani di 4 Daerah

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat memulai pelaksanaan proyek preservasi jalan Paket 2 Multi Years Project (MYP) senilai Rp274 miliar dengan total panjang penanganan mencapai 209,38 kilometer.
menitindonesia, TAKALAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memulai pelaksanaan proyek preservasi jalan Paket 2 Multi Years Project (MYP) senilai Rp274 miliar dengan total panjang penanganan mencapai 209,38 kilometer. Proyek ini mencakup wilayah Kabupaten Takalar, Gowa, Jeneponto, dan Kota Makassar.
Groundbreaking proyek tersebut dipusatkan di ruas Bontoramba–Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2/2026).
“Bismillah, hari ini kita melakukan groundbreaking pembangunan jalan ruas Galesong. Takalar mendapatkan total panjang sekitar 110 kilometer sebagai bagian dari paket multiyears,” ujar Andi Sudirman dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Paket 2 MYP ini difokuskan pada preservasi dan peningkatan kualitas jalan di sejumlah ruas strategis lintas kabupaten/kota. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemantapan jalan agar mobilitas barang dan jasa berjalan lebih lancar.

BACA JUGA:
Jelang Ramadan, Pemprov Sulsel dan Bulog Matangkan Rakorda Satgas Saber Pangan

Adapun ruas jalan yang masuk dalam paket preservasi ini antara lain Panciro–Batas Kota Makassar, Batas Kabupaten Gowa–Barombong–Batas Takalar, Batas Kota Makassar–Bontoramba, Bontoramba–Galesong–Patallassang, Palangga–Salekoa–Batas Takalar, Batas Gowa–Tanakaraeng, Tanakaraeng–Sapaya–Batas Jeneponto, Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto, Sapaya–Malino, serta Palleko–Towata.
Menurut Andi Sudirman, peningkatan infrastruktur jalan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.
“Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ini menjadi solusi bertahap menuju Sulsel yang semakin maju dan berkarakter,” tuturnya.
Gubernur Sulsel juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Ia meminta dukungan semua pihak agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung dan mohon dukungan penuh dari masyarakat,” pungkasnya.