menitindonesia, MAROS – Sempat diterjang air bah, Objek wisata alam Bantimurung, Maros kembali ramai dikunjungi wisatawan di momen liburan imlek sekaligus ‘Minggu ceria’ jelang puasa Ramadan 1447 H yang sisa beberapa hari lagi.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Maros, Suwardi Sawedi mengatakan, dampak terjangan air bah pada Sabtu (14/2) lalu memang sempat mempengaruhi kunjungan wisatawan. Namun, sehari setelahnya, sudah mulai normal hingga saat ini.
“Jadi memang di hari sabtu itu ada pengaruh. Tapi setalahnya sudah kembali normal meski memang tidak seperti tahun lalu yah. Ini memang karena faktor cuaca yang mungkin banyak warga yang tidak keluar berwisata,” katanya, Selasa (17/2/2026).
Mantan Kepala Dinas Sosial itu menyebut, angka pengunjung yang tercatat pada Senin kemarin mencapai 242 orang lokal dan 5 orang manca negara. Hari inipun diperkirakan menjadi puncak kunjungan di momen libur jelang Ramadan dan Imlek.
“Yah hari ini memang puncaknya karena besok sudah ada yang mulai puasa. Datanya belum kita rekap, nanti di jam 5 baru kita bisa sampaikan. Yah harapannya jauh lebih besar dari hari sebelumnya,” ujarnya.
Suwardi menjelaskan, hingga saat ini, semuan fasilitas di dalam kawasan wisata Bantimurung sudah digunakan, termasuk air terjun yang sempat diterjang air bah. Termasuk jalur ke gowa batu dan telaga kassi kebo juga sudah bisa diakses dari sebelah air terjun.
“Sudah banyak wisatawan yang mandi di sekitar air terjun. Jadi semua fasilitas sudah normal kembali sejak hari Minggu lalu,” lanjutnya.
Meski di momen libur Imlek dan Jelang Ramadan ini, angka pengunjung di Bantimurung terbilang tidak sesuai harapan, Suwardi berharap, jumlah pengunjung di objek wisata andalan Kabupaten Maros ini bisa lebih terdongkrak saat libur lebaran nantinya.
“Yah karena kondisi cuaca yah, kita harapannya jumlah kunjungan nanti bisa melampauhi target di momen libur Idul Fitri yang memang prediksi cuacanya sudah kembali normal,” pungkasnya.