Presiden Prabowo saat sampai di Washington DC. (ist)
menitindonesia, WASHINGTON DC — Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) pukul 11.55 waktu setempat. Pesawat yang membawa Presiden RI mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.
Setibanya di ibu kota AS, Prabowo disambut Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, serta Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Agenda utama pertemuan yakni memperkuat hubungan diplomatik kedua negara dan memperluas kerja sama strategis, khususnya di sektor ekonomi.
Keduanya direncanakan menandatangani kesepakatan dagang bertajuk Agreement on Reciprocal Trade (ART). Selain itu, Prabowo juga akan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Kamis (19/2) waktu setempat.
Sebelumnya, Prabowo bertolak dari Indonesia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Prabowo turut disambut mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di berbagai kampus di AS.
Jessica, mahasiswi asal Surabaya yang kini berkuliah di Georgetown University, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Prabowo sejauh ini.
“Menurut saya, untuk saat ini sudah baik, dan kita juga lihat di media banyak sekali hal positif. Kinerja Pak Presiden selama ini memuaskan,” ujarnya, Selasa (17/2) waktu setempat.
Ia mengaku optimistis berbagai langkah yang diambil pemerintah dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Apresiasi serupa disampaikan Alberto Sidiq, mahasiswa asal Jakarta yang menempuh pendidikan di Johns Hopkins University.
“Kita sebagai masyarakat Indonesia harus optimis terhadap kepemimpinan yang sudah kita percayai. Kita selalu berdoa agar beliau dapat menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat,” katanya.
Mahasiswa lainnya, Nugi, juga mendukung langkah Prabowo di forum internasional, termasuk keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace.
“Kita akan selalu mendukung pilihan Pak Presiden untuk negara kita. Kalau memang ikut Board of Peace, kami mendukung,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias). Presiden Permias Nasional Axel Hutapea menilai kunjungan Prabowo dapat mempererat hubungan Indonesia dan AS di tengah dinamika global.
“Kami percaya pada kemampuan Presiden untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui kebijakan-kebijakan yang memberi dampak positif dan nyata bagi masyarakat,” ujar Axel.
Ia berharap setiap keputusan yang diambil dalam kunjungan tersebut tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Permias juga berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap aspek perlindungan mahasiswa dan diaspora Indonesia di AS, termasuk konektivitas dengan dunia kerja serta penguatan hilirisasi riset nasional.
“Kami berharap Presiden selalu diberikan kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin negara, serta menempatkan mahasiswa dan diaspora sebagai bagian sentral dalam kebijakan pemerintahannya,” pungkas Axel.