Makassar Siap Jadi Tuan Rumah International Gastronomy Summit, Persiapan Dikebut

Sekda Makassar, Andi Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi. lanjutan bersama jajaran OPD di Balai Kota Makassar. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gastro Diplomasi atau International Gastronomy Summit (IGS) yang bakal digelar di Kota Makassar. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bergerak cepat menuntaskan seluruh persiapan teknis hingga administrasi.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan seluruh OPD harus segera menindaklanjuti pembagian tugas yang telah disepakati dalam rapat koordinasi sebelumnya.
Hal itu disampaikan Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama jajaran OPD di Balai Kota Makassar, Rabu (11/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Bappeda hingga BPKAD.
“Kita sudah rapatkan dua minggu lalu dan sebenarnya disepakati bahwa seluruh persiapan sudah berjalan sebelum tanggal 30. Karena itu saya minta semua SKPD kembali melakukan koordinasi agar kita benar-benar siap,” ujar Zulkifly.

BACA JUGA:
Sekda Makassar Ajak Camat dan Lurah Netral Dalam Pemilihan RT/RW

Ia menyebut pelaksanaan IGS menjadi perhatian langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan kesiapan berjalan maksimal.
“Pak Wali Kota sudah menyampaikan langsung bahwa beliau akan meminta perkembangan persiapan kegiatan ini. Bahkan pada rapat bersama pariwisata kemarin beliau kembali menyinggung kesiapan pelaksanaan IGS,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Makassar juga memfinalisasi struktur kepanitiaan yang melibatkan lintas OPD. Asisten III Setda Makassar Firman Pagarra ditunjuk sebagai ketua panitia, sementara Kepala Bagian Kerja Sama Andi Zulfitra menjadi sekretaris.
Sejumlah divisi teknis juga mulai bergerak sesuai bidang masing-masing. Divisi Investment Forum akan dikoordinasikan Dinas Penanaman Modal bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Dinas Pertanian. Sedangkan divisi City Tour melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan.
Selain itu, divisi Ladies Program melibatkan Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan Dinas Pariwisata. Sementara Welcome Dinner menjadi tanggung jawab Bagian Umum.
Untuk dukungan akomodasi dan transportasi, Pemkot Makassar menugaskan Bappeda bersama BPKAD. Sedangkan urusan media dan publikasi ditangani Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Sementara pengamanan dan ketertiban akan melibatkan Satpol PP bersama kepolisian. Pengaturan lalu lintas dikoordinasikan Dinas Perhubungan, sedangkan layanan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga BPBD.
Zulkifly menegaskan seluruh OPD wajib menyiapkan konsep kegiatan hingga dokumen pendukung secara detail agar pelaksanaan event internasional tersebut berjalan maksimal.
“Saya minta setiap OPD mempersiapkan secara detail program kegiatannya, termasuk dokumen pendukungnya. Ini penting agar saat tim dari Kementerian Luar Negeri datang meninjau persiapan kita, semuanya sudah siap,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan utusan Kementerian Luar Negeri dijadwalkan datang ke Makassar untuk mengecek langsung kesiapan pelaksanaan International Gastronomy Summit.
“Informasi dari Bagian Kerja Sama, utusan dari Kementerian Luar Negeri akan datang melihat kesiapan kegiatan ini sekitar tanggal 30. Karena itu seluruh perangkat daerah harus memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.