Tingkat Kepercayaan ke Polri Melonjak, Rudianto Lallo Ingatkan Jangan Cepat Berpuas Diri

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, saat memberi keterangan pers.
menitindonesia, JAKARTA – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menunjukkan tren positif. Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dirilis Litbang Kompas mencatat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian mencapai 82,4 persen.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya yang berada di level 76,2 persen. Kenaikan itu dinilai menjadi indikator bahwa berbagai upaya reformasi dan pembenahan internal yang dilakukan Polri mulai mendapat respons positif dari masyarakat.
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menilai capaian tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.
“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang sangat penting bagi institusi penegak hukum. Peningkatan hingga 82,4 persen ini patut diapresiasi karena menunjukkan masyarakat melihat adanya perbaikan dalam pelayanan, profesionalitas, dan kinerja kepolisian,” kata Rudianto dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA:
Rudianto Lallo Minta Pemerintah Tak Berhenti di Hotel Sultan, Semua Aset Negara di Senayan Harus Ditertibkan

Politikus asal Sulawesi Selatan itu menilai keberhasilan Polri menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang turut berkontribusi terhadap meningkatnya persepsi positif publik.
Selain itu, kehadiran aparat kepolisian yang dinilai semakin responsif serta peningkatan kualitas pelayanan di berbagai satuan kerja juga menjadi faktor penting yang mendorong naiknya tingkat kepercayaan masyarakat.
Meski demikian, legislator dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I itu mengingatkan agar Polri tidak cepat berpuas diri dengan hasil survei tersebut.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan publik harus dijadikan momentum untuk memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme personel, serta menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan humanis.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, Polri harus terus menjaga profesionalisme, memperkuat integritas personel, dan memastikan pelayanan publik semakin cepat, transparan, serta humanis,” ujarnya.
Sebagai mitra kerja Polri di DPR RI, Rudianto menegaskan pihaknya akan terus mendukung program-program reformasi di tubuh kepolisian sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar tingkat kepercayaan masyarakat dapat terus dipertahankan.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset yang tidak diperoleh secara instan dan dapat hilang dalam waktu singkat apabila tidak dijaga dengan baik.
“Kepercayaan publik tidak diperoleh secara instan dan bisa hilang dalam waktu singkat apabila tidak dijaga. Karena itu, Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam memberikan rasa aman serta penegakan hukum yang berkeadilan,” tegasnya.
Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 dilakukan Litbang Kompas pada 9-18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia. Hasil survei tersebut dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.
Tak hanya mencatat kenaikan tingkat kepercayaan publik, survei tersebut juga menunjukkan peningkatan sejumlah indikator penilaian terhadap kinerja Polri.
Citra positif Polri tercatat naik dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026. Sementara tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian meningkat dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen.
Peningkatan juga terlihat pada aspek profesionalitas pelayanan. Indeks profesionalitas Polri naik dari 7,76 menjadi 8,37 berdasarkan penilaian responden terhadap 20 aspek layanan kepolisian, mulai dari pengurusan dokumen, layanan administrasi, hingga kegiatan pengamanan dan patroli.
Data tersebut menunjukkan tren penguatan kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus menjadi tantangan bagi institusi tersebut untuk terus menjaga kualitas pelayanan, integritas, dan profesionalisme di tengah ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.