Viral, Rekaman Suara Calon Walikota Makassar Sebut Penangkapan Edhy Prabowo Didalangi JK

Ilustrasi Foto: Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi pada acara debat kandidat terakhir Pilkada Makassar.
Video rekaman suara fitnah KPK dan JK – Suara dalam rekaman itu, mirip suara calon walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyebut penangkapan Edhy Prabowo didalangi Jusuf Kalla. “Kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel yang tangkap berarti JK-Anies Baswedan. Maksudnya kontrolnya di JK,” katanya.
menitindonesia, JAKARTA – Suara yang mirip suara mantan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, beredar di medsos melalui video dan rekaman suara berdurasi 1 menit 58 detik. Percakapan itu menyinggung peristiwa tangkap tangan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Bandara Soekarno Hatta Jakarta oleh KPK yang dikomandoi Novel Baswedan, beberapa waktu lalu.
Suara yang diduga Danny Pomanto itu menyimpulkan, penangkapan yang dipimpin Novel Baswedan itu, erat kaitannya dengan JK dan Anies Baswedan.
Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, protes keras isi rekaman tersebut. Ia keberatan dengan rekaman mirip suara calon walikota Makassar Danny Pomanto yang menuding Wakil Presiden RI dua periode itu, sebagai dalang di balik penangkapan Edhy Prabowo atas kasus korupsi.
WhatsApp Image 2020 12 05 at 14.34.18 1
Husain Abdullah, selfie bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Istimewa)
“Saya cuma mau bilang, salah apa Pak JK kepada Danny Pomanto, sehingga tega teganya memfitnah seperti itu,” kata Husain Abdullah, dikonfirmasi, Sabtu (5/12/2020).
Husain menyayangkan sikap Danny yang begitu vulgar –dalam rekaman suara yang mirip suara Danny– memfitnah Jusuf Kalla. “Fitnah seperti itu, secara budaya dan agama tahu resikonya, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Itu bukan budaya Bugis-Makassar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Husain Abdullah menerangkan, JK selama tidak menjabat wakil presiden, lebih banyak sibuk dengan aktivitas sosial. Atas kejadian ini, Husain Abdullah, menegaskan, jika Danny Pomanto akan berhadapan dengan masalah hukum.
“Pihak JK akan melaporkan kasus pencemaran ini ke pihak berwajib, termasuk ke KPK. Juga KPK perlu mengklarifikasi dan membersihkan dirinya dari tuduhan dalam rekaman yang mirip suara Danny Pomanto itu,” tegasnya.
Menurutnya, Danny telah mencederai kerja keras KPK dan telah mengadu domba tokoh-tokoh nasional. “Ini bisa berdampak buruk terhadap citra KPK dan hubungan antar elite yang selama ini berjalan baik,” paparnya.
Pihak KPK merasa keberatan dengan tudingan jika penangkapan Edhy Prabowo itu didalangi oleh seseorang. “Ini merendahkan martabat KPK sebagai komisi yang independen dalam melaksanakan tugasnya,” kata salah seorang sumber di KPK. #tim