Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Maros Terdampak Banjir

Suasana banjir yang merendam rumah warga di dusun Kampala, Desa Bonto Matene, Kecamatan Marusu.
menitindonesia, MAROS – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Maros dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan banjir besar di sejumlah wilayah.
Lima kecamatan terdampak, dengan kondisi terparah terjadi di Kecamatan Marusu dan Moncongloe. Di mana ketinggian air di beberapa titik mencapai 2 meter, merendam permukiman, lahan pertanian, serta fasilitas umum.
“Sudah tiga hari kami mengalami banjir yang tidak kunjung surut, air bahkan mencapai hingga 2 meter di beberapa lokasi,” ungkap Daeng Baji, seorang warga yang terdampak banjir di Kecamatan Marusu.
Akibat banjir yang tak kunjung surut, ratusan warga di Kecamatan Marusu kini terisolasi. Rumah-rumah dan jalan utama terendam air, memaksa warga menggunakan jolloro, perahu tradisional, sebagai satu-satunya alat transportasi.

BACA JUGA:
Pohon Tumbang, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Maros

“Kami sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah dan relawan karena beberapa wilayah benar-benar terputus aksesnya,” lanjut Daeng Baji.
Selain banjir, angin puting beliung juga menghantam Kecamatan Moncongloe, menyebabkan kerusakan parah. Belasan rumah warga serta sebuah sekolah TK mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang yang terjadi dalam hitungan menit.
Menyikapi kondisi darurat ini, Sekretaris BPBD Maros, Nasrul, kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Maros untuk tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Pantau informasi cuaca dari BMKG dan ikuti arahan dari pemerintah daerah,” tegasnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Maros telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, dan Basarnas, guna mempercepat penanganan bencana. Bantuan logistik serta evakuasi bagi warga terdampak juga terus diupayakan agar tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.