Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H., disebut sebagai pengganti Jenderal Pol. Idham Azis. (Foto: Ist_Doc_menit)
Pengganti Idham Azis – Jenderal Pol Idham Azis sebentar lagi akan berhenti di Polri. Ia akan pensiun. Rencana penggantinya, Presiden akan menujuk Boy Rafli Amar. “Penunjukan Kapolri itu hak prerogatif presiden,” kata Supriansa.
menitindonesia, JAKARTA – Nama pengganti Idham Azis sudah mengerucut pada satu nama. Presiden Joko Widodo disebut akan memajukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, sebagai calon Kapolri pengganti Idham Azis.
Boy Rafli akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI jika benar-benar menjadi pilihan Presiden Jokowi sebelum menggantikan Idham yang akan pensiun bulan ini.
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa, menanggapi rencana penggantian Kapolri itu. Kata dia, penentuan nama calon Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.
Menurut Supriansa, seperti lazimnya, Presiden akan mengirim satu nama calon Kapolri ke DPR untuk menjalani fit and proper test di Komisi III.
Lebih lanjut, Supriansa menjelaskan, sesuai undang-undang, presiden akan mempertimbangkan usulan dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) atau Kompolnas.
“Namun Presiden tetap yang menentukan, karena itu adalah hak prerogatif seorang presiden. Jadi siapapun yang diusulkan dari pimpinan Polri, itu haknya,” kata Supri di Jakarta (1/1/2021).
Sampai saat ini, kata dia, pihak Istana belum menyampaikan Surat Presiden (Surpres) yang berisi nama-nama calon Kapolri yang sudah ditandatangani Presiden Jokowi, untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI.
Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh mengatakan, siapapun pilihan Presiden Jokowi bisa benar-benar yang terbaik, sehingga dapat meneruskan hal-hal baik dari kepemimpinan Kapolri sebelumnya.
Pangeran juga berharap, pengganti Idham Azis nanti, bisa memperbaiki yang menjadi kekurangan sebelumnya.
“Dengan begitu, kinerja Polri ke depan semakin baik dan selalu mendapat kepercayaan oleh masyarakat,” kata Pangeran.
Nama Boy Rafli Amar sudah populer sejak ia menjabat Kepala Divisi Humas Polri, Tahun 2016.
Sepanjang kariernya, Boy Rafli sempat menduduki sejumlah posisi strategis di institusi kepolisian. Sebelum menjabat Kepala BNPT, Boy ditunjuk menjadi Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Wakalemdiklat). Jabatan itu ia emban sejak Agustus 2018.
Tahun sebelumnya, tepatnya pada April 2017, ia mulai menjabat sebagai Kepala Polda Papua. Tak hanya Papua, jabatan kapolda juga pernah diemban Boy untuk wilayah Banten selama sekitar dua tahun, yaitu pada Desember 2014 – April 2016.
Di sela kedua jabatan kapolda tersebut, Boy menjabat selaku kepala Divisi Humas Polri. Rotasi jabatan tersebut dilakukan di bawah kepemimpinan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti. #adezakaria