20 DPD II Resmi Dukung Munafri Arifuddin di Musda Golkar Sulsel

Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin memberikan SK ke pimpinan kecamatan. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Peta kekuatan politik jelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Arus dukungan terhadap Munafri Arifuddin (Appi) terus menguat dan sulit terbantahkan.
Dari total 24 DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulsel, sebanyak 20 DPD II telah resmi menyerahkan dukungan tertulis kepada Ketua DPD II Golkar Kota Makassar tersebut untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Dukungan itu berasal dari DPD II Golkar Makassar, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Jeneponto, Gowa, Sinjai, Maros, Palopo, Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, hingga Luwu Utara.
Masuknya dukungan dari DPD II Golkar Luwu Utara semakin mengukuhkan posisi Munafri Arifuddin sebagai figur sentral dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat di Makassar.
Sekretaris DPD I Golkar Makassar, Andi Suharmika, membenarkan bahwa dukungan tertulis dari Golkar Luwu Utara telah diterima pada Minggu malam (11/1/2026) dan langsung diteruskan kepada Munafri Arifuddin.
“Luwu Utara sudah memberikan dukungan Minggu malam. Saya terima dan langsung saya teruskan ke Pak Appi,” ujar Suharmika, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA:
Pengamat Unhas: Mundurnya Taufan Pawe Ubah Peta Politik Golkar Sulsel, Appi Paling Berpeluang

Ia menjelaskan, penyerahan rekomendasi tersebut berlangsung dalam pertemuan di Jakarta. Ketua DPD II Golkar Takalar, Zulkarnain Arief, diutus secara khusus untuk menerima dan menyerahkan dukungan tersebut.
“Pertemuannya kemarin sore di Jakarta. Pak Zulkarnain Arief yang menyerahkan rekomendasinya, dan saya baru menerima kirimannya semalam,” jelasnya.
Dengan bergabungnya Luwu Utara, Suharmika menyebut dukungan struktural terhadap Munafri Arifuddin kini telah mencapai lebih dari dua pertiga pemilik suara DPD II.
“Kalau Luwu Utara sudah masuk, totalnya 20 DPD II,” katanya.
Selain dukungan DPD II, Munafri Arifuddin juga mengantongi dukungan dari organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar yang memiliki hak suara dalam Musda.
“Organisasi pendiri jumlahnya lima, tapi dihitung satu suara. Dari organisasi sayap, yang sudah masuk satu dari Al Hidayah,” ungkap Suharmika.
Ia menambahkan, dukungan dari organisasi sayap Golkar lainnya akan segera diserahkan sebagai bagian dari konsolidasi lanjutan jelang Musda.
Sementara itu, masih terdapat empat DPD II yang belum menyerahkan dukungan tertulis, yakni DPD II Golkar Kabupaten Bone, Pinrang, Barru, dan Kota Parepare.
Meski demikian, Suharmika optimistis seluruh DPD II akan bergabung.
“Kami masih melakukan komunikasi politik. Insyaallah bisa lengkap 24 DPD II,” ujarnya.
Dengan dominasi dukungan yang telah mencapai 20 DPD II, konstelasi politik internal Golkar Sulsel dinilai telah memasuki fase penentuan arah kepemimpinan lima tahun ke depan.
Pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. Nurmal Idrus, menilai soliditas dukungan DPD II terhadap Munafri Arifuddin sebagai sinyal positif bagi masa depan Golkar Sulsel.
“Bertambahnya dukungan mayoritas DPD II mempertegas posisi Munafri Arifuddin sebagai figur kuat dalam Musda Golkar Sulsel,” ujarnya.
Menurut Nurmal, soliditas suara di tingkat kabupaten/kota mencerminkan harapan kader terhadap kepemimpinan yang mampu menjaga persatuan dan mengembalikan kejayaan Golkar di Sulsel.
“Ini menunjukkan adanya tekad soliditas internal yang sehat ke depan,” tutupnya.