Suasana gerak jalan santai reuni putih abu-abu angkatan 93 yang dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Suasana nostalgia “putih abu-abu” mewarnai Kota Makassar saat ribuan alumni sekolah menengah angkatan 1993 lintas sekolah berkumpul dalam Reuni Akbar.
Momentum penuh kehangatan itu semakin terasa dengan kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Malam Ramah Tamah Reuni Putih Abu-Abu Angkatan 93 yang digelar di Balai Prajurit Manunggal, Senin (23/3/2026).
Di tengah suasana akrab, cerita masa sekolah kembali mengalir, memperkuat ikatan emosional yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.
Munafri atau Appi menegaskan, reuni tersebut bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan ruang strategis untuk memperkuat jejaring sosial antaralumni.
“Momen ini bukan hanya nostalgia, tapi juga mempererat silaturahmi dan membangun networking yang kuat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, gagasan reuni lintas sekolah ini telah dirancang sejak dua tahun lalu melalui diskusi bersama para alumni. Dari ide tersebut lahirlah konsep “Dekade 93” yang berhasil menyatukan alumni dari berbagai sekolah di Makassar.
Menurutnya, para alumni kini berada di usia matang dan memiliki peran penting dalam membimbing generasi berikutnya.
“Kita punya tanggung jawab mengantar generasi Y ke generasi Z hingga Alpha. Ini harus dijaga bersama,” katanya.
Appi juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan milik bersama, bukan milik individu atau satu sekolah tertentu. Seluruh alumni dirangkul tanpa sekat, termasuk lintas angkatan.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk tidak hanya menikmati nostalgia, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan kota.
“Saya butuh pemikiran-pemikiran cerdas dari teman-teman angkatan 1993 untuk membantu membangun Makassar ke depan,” tegasnya.
Ia menilai, alumni angkatan 1993 yang kini tersebar di berbagai sektor—mulai dari pemerintahan, swasta hingga dunia usaha—merupakan aset penting bagi daerah.
“Dari pertemuan seperti ini bisa lahir ide besar dan kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kota Makassar pun mendorong keterlibatan aktif alumni, mulai dari investasi, promosi potensi daerah hingga inovasi pengembangan usaha lokal.
Appi menutup dengan menegaskan pentingnya menjaga kekompakan sebagai modal sosial jangka panjang.
“Reuni ini harus melahirkan komitmen bersama untuk terus berkontribusi bagi Makassar,” pungkasnya.