Suasana penyerangan geng motor di sebuah warung makan di jalan poros Maros - Pangkep, Barandasi Maros yang terekam CCTV. (tangkapan layar)
menitindonesia, MAROS – Aksi brutal sekelompok geng motor menggegerkan warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sebuah warung makan di Jalan Poros Maros–Pangkep, Lingkungan Barandasi, Kecamatan Lau, diserang pada Senin (20/04/20206) dini hari.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan para pelaku datang secara berkonvoi menggunakan sepeda motor. Mereka terlihat membawa senjata tajam jenis samurai dan busur panah.
Pemilik warung, Ferry Ardiansyah, mengaku terkejut saat kejadian berlangsung. Ia menyebut para pelaku tiba-tiba datang dan langsung membuat keributan di depan warungnya.
“Tiba-tiba mereka lari naik dari bawah, bawa samurai. Saya langsung tutup pintu karena takut. Mereka kira musuhnya ada di sini, padahal tidak ada masalah,” ujar Ferry saat ditemui.
Menurut Ferry, jumlah pelaku diperkirakan sekitar 10 orang dengan menggunakan jumlah motor yang sama. Para pelaku juga mengenakan masker saat beraksi.
“Ada sekitar 10 orang, pakai masker, bawa busur dan samurai. Spanduk di depan warung dirobek, motor teman juga ditendang,” jelasnya.
Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan, termasuk mengamankan rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
Kapolsek Lau, AKP Syamsir, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif penyerangan yang hingga kini belum diketahui.
“Penyerangan terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Diduga pelaku merupakan kelompok remaja yang berasal dari Makassar. Motif masih kami dalami karena tidak ada masalah sebelumnya,” ujarnya.
Polisi menduga para pelaku sebelumnya melakukan konvoi dari arah Pangkep menuju Maros sebelum akhirnya melakukan aksi penyerangan.
Aksi tersebut membuat warga sekitar resah. Pasalnya, kejadian seperti ini disebut baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku agar situasi kembali aman dan kondusif.