Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, saat melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo. (ist)
menitindonesia, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Pertemuan ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Sulawesi Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian PU atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulsel yang nilainya telah mencapai triliunan rupiah.
Dukungan itu mencakup pembangunan stadion, program Sekolah Rakyat, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga pengembangan fasilitas pendidikan.
“Pada kesempatan ini kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang dinilai mendesak, khususnya sektor jalan, jembatan, dan irigasi,” ujar Andi Sudirman.
Untuk sektor jalan, Pemprov Sulsel mengusulkan penanganan sejumlah ruas strategis, di antaranya wilayah Seko Luwu Utara, Ussu, dan Bastem di kawasan utara. Selain itu, ruas Pangalla dan Simbuang di Toraja, hingga jalur Hertasning–Malino di Kabupaten Gowa juga masuk dalam daftar prioritas.
Tak hanya itu, pengembangan ruas diagonal yang menghubungkan wilayah Bosowasi hingga Ajatappareng serta jalur selatan dari Jenta menuju Kepulauan Selayar turut diusulkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Di kawasan perkotaan, pembangunan Jembatan Barombong yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar juga menjadi perhatian. Proyek ini dinilai krusial untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur tersebut.
Sementara di sektor pertanian, Pemprov Sulsel mendorong penguatan jaringan irigasi serta pembangunan embung guna meningkatkan efektivitas pengairan dan produktivitas pertanian.
Andi Sudirman berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus diperkuat, sehingga pembangunan infrastruktur di Sulsel berjalan lebih cepat dan merata.
“Kolaborasi ini kami harapkan mampu mempercepat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel sebagai hub kawasan Indonesia timur,” pungkasnya.