Empat Legislator Maros Bakal Berebut Kursi Ketua Kadin, Musyawarahnya digelar Malam Ini

Keempat kandidat calon ketua Kadin Maros (dari kiri ke kanan) Arie Anugrah, Andi Safriadi, Hannani dan Bambang Jayanto.
menitindonesia, MAROS – Bursa pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maros mulai memanas. Empat anggota DPRD Maros dipastikan akan bertarung memperebutkan kursi Ketua Kadin dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Maros 2026.
Keempat kandidat tersebut yakni dari kader PAN, Andi Safriadi dan Arie Anugrah, Kader Golkar, Bambang Jayanto, dan Kader Gerindra, Hannani.
Ketua Panitia Muskab Kadin Maros, Hardi Afandi, mengatakan seluruh bakal calon telah resmi mendaftar dan mengikuti tahapan yang ditetapkan panitia.
“Muskab akan digelar malam ini, 8 Mei 2026, di Cafe Galaxy,” kata Hardi, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, panitia juga akan menetapkan kandidat yang lolos sebagai calon ketua dalam forum Muskab tersebut.

BACA JUGA:
Bersama Bupati, Ketua Komisi III DPRD Maros Kunker ke Mamuju Tengah Jajaki Kerja Sama

Persaingan menuju kursi Ketua Kadin Maros diprediksi berlangsung ketat karena masing-masing kandidat membawa visi penguatan dunia usaha dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Salah satu kandidat, Andi Safriadi, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Kadin sejak aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
“Kadin adalah organisasi yang saya cintai selain Hipmi. Karena regenerasi dari Hipmi setelah itu merambah ke Kadin,” ujarnya.
Politikus PAN itu mengatakan dirinya telah meniatkan maju sebagai Ketua Kadin sejak menjabat Ketua Hipmi Maros pada 2016 lalu.
Ia juga mengaku mengagumi sosok Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras yang dinilai banyak mendorong perkembangan pengusaha muda.
Jika terpilih, Andi Safriadi berjanji akan membuat Kadin Maros lebih aktif dan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha di daerah.
Ia bahkan menargetkan pembangunan sekretariat permanen Kadin Maros yang selama ini belum dimiliki organisasi tersebut.
“Selama ini belum pernah ada sekretariat Kadin,” katanya.
Sementara kandidat lainnya, Arie Anugrah, menegaskan ingin menjadikan Kadin Maros sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.
Menurutnya, masuknya investor harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal.
“Investor penting, tetapi masyarakat lokal jangan sampai hanya jadi penonton di daerah sendiri,” ujar Arie.
Ia juga berencana menghadirkan rumah UMKM di sekretariat Kadin sebagai pusat pengembangan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Maros.
Muskab Kadin Maros 2026 pun diprediksi menjadi arena pertarungan gagasan sekaligus arah baru organisasi pengusaha tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.