Pete-Pete Muat Sembako Terbakar di Maros, Sopir Alami Luka Bakar Serius

Sebuah mobil pete pete terbakar di Jalan Poros Maros Pangkep di Kecamatan Lau, Maros. (ist)
menitindonesia, MAROS – Sebuah mobil angkutan umum atau pete-pete terbakar di Jalan Poros Maros-Pangkep, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026) petang.
Pete-pete tersebut ludes terbakar hingga hanya menyisakan rangka. Sopir yang berada di dalam kendaraan berhasil menyelamatkan diri, namun mengalami luka bakar serius dan harus mendapat perawatan medis.
Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Muhammad Ilham Alimsyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Jumat petang.
“Kami terima laporan Jumat petang bahwa pete-pete terbakar di jalan poros Maros, depan kantor Balitjas,” kata Ilham.
Menurutnya, pete-pete tersebut sedang mengangkut barang sembako saat tiba-tiba terbakar. Saat kejadian, kendaraan tidak membawa penumpang.

BACA JUGA:
Kebakaran Hanguskan 50 Rumah di Tallo, Pemkot Makassar Siapkan Tahap Pemulihan

“Sopir mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit. Sopir selamat, tapi luka bakar serius,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, api diduga muncul akibat korsleting listrik dari bagian depan kendaraan.
Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh badan pete-pete.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat membantu mengevakuasi sopir dari dalam kendaraan. Korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Damkarmat Maros mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api.
Proses pemadaman sempat membuat arus lalu lintas di ruas Jalan Poros Trans Sulawesi tersebut ditutup sementara. Petugas kemudian memastikan api benar-benar padam dan tidak ada lagi titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Hingga setelah proses pemadaman, bangkai pete-pete masih berada di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian selanjutnya akan melakukan identifikasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Ilham menegaskan dugaan korsleting listrik tersebut masih merupakan informasi awal. Penyebab pasti kebakaran menunggu hasil pemeriksaan petugas berwenang.