Suasana serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya ke Suahasil. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Tongkat komando Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi berganti. Suahasil Nazara yang kini duduk di kursi Menteri Keuangan berjanji langsung tancap gas mengawal kredibilitas dan kesehatan fiskal negara.
Usai serah terima jabatan dari pendahulunya, Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil menegaskan langkah perdananya adalah memperkuat barisan dengan para pemangku kepentingan. Kolaborasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) hingga Danantara dipastikan bakal semakin intens.
“Koordinasi dengan KSSK pasti kita lanjutkan. Aturannya jelas secara undang-undang, rapat teknis terus jalan, dan rapat KSSK yang mengundang Danantara juga akan diteruskan,” tegas Suahasil di Gedung Kemenkeu, Selasa (15/9).
Tak hanya itu, Suahasil juga membidik sinergi yang lebih erat dengan parlemen. Kerja sama dengan anggota dewan, khususnya Komisi XI dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, akan terus dipupuk.
Sebagai nakhoda baru untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029, Suahasil secara terbuka meminta dukungan penuh dari seluruh pihak.
“Saya mohon dukungan dari seluruh stakeholder Kemenkeu. Tolong bukakan pintu kerja sama agar amanah untuk menyelesaikan sisa masa jabatan ini bisa berjalan lancar,” pintanya.
Terkait kebijakan ke depan, Suahasil memastikan tidak akan ada rombak total. Ia justru memberikan apresiasi tinggi kepada Purbaya yang telah sukses memimpin dan menjaga stabilitas keuangan negara dalam setahun terakhir.
“Menjadi penjaga keuangan negara itu bukan hal mudah, tapi berhasil diselesaikan dengan baik oleh Pak Purbaya,” puji Suahasil.
Menurutnya, Purbaya telah meninggalkan fondasi yang sangat kokoh dengan semangat kolaborasi lintas unit yang makin erat. Suahasil berjanji akan merawat legacy Kemenkeu I tersebut.
“Ini adalah situasi luar biasa yang saya warisi. Penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, kerja keras, dan kontribusi Pak Purbaya serta keluarga bagi Republik Indonesia,” pungkasnya.