Resmi Mengudara! TransNusa Buka Rute Makassar-Manado Pakai Comac C919, Tiket Rp 1,8 Juta

Peluncuran pesawat TransNusa rute Makassar - Manado di Bandara Sultan Hasanuddin. (ist)
menitindonesia, MAROS – Persaingan penerbangan di langit Indonesia Timur kian semarak. Maskapai TransNusa resmi membuka rute baru yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dengan Bandara Sam Ratulangi Manado per Senin (28/9/2026).
Penerbangan perdana ini dioperasikan menggunakan pesawat berbadan sedang Comac C919 berkapasitas 95 penumpang. Untuk memanjakan calon penumpang, maskapai mematok harga tiket promo sebesar Rp 1,8 juta yang berlaku hingga Desember 2026.
Direktur Utama sekaligus Executive Vice President PT TransNusa Aviation Mandiri, Bayu Sutanto, menyatakan rute Makassar-Manado saat ini masih dilayani satu kali sehari. Namun, melihat antusiasme pasar, frekuensi akan langsung digandakan pada bulan depan.
“Sampai tanggal 9 Oktober kita masih satu kali penerbangan, tapi mulai tanggal 10 Oktober, TransNusa melayani dua penerbangan, yakni pagi dan sore hari,” jelas Bayu.

BACA JUGA:
2.300 Penerbangan Terdampak Abu Anak Krakatau, Pemerintah Siapkan 6 Bandara Alternatif

Untuk jadwal pagi, pesawat berangkat dari Manado pukul 07.30 WITA dan mendarat di Makassar pukul 08.30 WITA. Pesawat kemudian lepas landas kembali ke Manado pada pukul 09.00 WITA. Sementara untuk jadwal sore, penerbangan dari Manado dijadwalkan pukul 15.30 WITA.
Bayu menegaskan, jadwal tersebut sengaja disusun untuk mengakomodasi mobilitas kalangan pebisnis, ASN, hingga pegawai BUMN yang membutuhkan perjalanan singkat antarkota dalam satu hari.
“Bisa berangkat pagi, lalu pulang sore hari. Bagi kawan-kawan ASN atau BUMN yang meeting-nya cuma setengah hari di Manado, ini sangat membantu sekali,” paparnya.
Selain perjalanan bisnis, rute ini juga ditargetkan menyedot ceruk pasar pariwisata. Pada penerbangan perdananya, TransNusa sukses mengangkut 68 penumpang dari Manado, mencatatkan tingkat keterisian kursi (load factor) di atas 70 persen. Sebuah tren yang sangat positif untuk rute baru.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut hangat pembukaan rute ini. Lantaran Bandara Sultan Hasanuddin berlokasi di wilayahnya, Chaidir optimis tambahan frekuensi penerbangan akan berimbas langsung pada pertumbuhan ekonomi dan sektor wisata daerah.
Menurut mantan Ketua DPRD Maros ini, konektivitas tersebut sangat potensial untuk menyambungkan titik-titik pariwisata andalan di Sulawesi. “Harapannya ini bisa menambah wisatawan kita di Sulawesi Selatan. Misalnya, mengkoneksikan kawasan Geopark Maros-Pangkep dengan destinasi di Manado hingga Raja Ampat,” tuturnya antusias.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mencatat kehadiran TransNusa menjadikannya maskapai ketiga yang menggarap rute Makassar-Manado, mengekor langkah Lion Air dan Batik Air.
“Rute ini punya potensi yang cukup besar. Makassar memiliki peran vital sebagai hub penerbangan untuk menghubungkan warga negara asing yang masuk melalui Manado menuju Sulawesi Selatan,” tutup Ruly.