Pilkada Maros selesai – Pemenangnya adalah pasangan nomor urut 2, Chaidir Syam-Suhartina Bohari. Paslon nomor urut 3, Harmil Mattotorang-Ilham Nadjamuddin mengakui dan mengucapkan selamat. “Terima kasih kebesaran jiwa Tim Unggul,” kata Chaerul Syahab.
menitindonesia, MAROS – Ketua Tim Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Maros nomor urut 3, Andi Harmil Mattotorang-Andi Ilham Nadjamuddin, Muzayyin Arif, akhirnya mengakui kemenangan Hati Kita Keren. Di hadapan Harmil Mattotorang-Ilham Nadjamuddin, Muzayyim memberikan selamat ke paslon peraih suara tertinggi pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maros, Tahun 2020, Hati Kita Keren.
Muzayyin Arif menyampaikan selamat karena Hati Kita Keren telah meraih memperolehan suara tertinggi pertama dari hasil perhitungan internal Tim Maros Unggul.
“Sambil menunggu hasil rekapitulasi resmi KPUD Maros, kami menyampaikan perhitungan suara yang dilakukan secara internal dan hasilnya menempatkan kandidat Maros Unggul di urutan ke 2 dengan angka perolehan 64.633 suara atau 33.19 persen,” tulisnya di salah satu jejaring sosial, Sabtu (12/12/2020).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan itu juga mengungkapkan, jika 2 hari setelah pilkada, saat perhitungan suara masih berlangsung di kecamatan, pendukung Maros Unggul telah berkumpul. “Mereka hadir untuk merawat kebersamaan, saling menguatkan, saling meneguhkan, menjaga semangat di atas nawaitu yg baik untuk daerah tercinta, “bebernya.
“Tentu kita menerima ini sebagai hasil dari usaha terbaik kita sebagai tim pemenangan yg Allah tetapkan,” tambah Muzayyin.
Ia melanjutkan, jika secara capaian angka, perolehan suara itu adalah hasil yang luar biasa, bukan hal yang mudah merebut hati masyarakat dengan sumberdaya yang terbatas, di tengah fenomena tingginya pragmatisme dan dugaan money politics.
“Kita percaya Bawaslu bisa bekerja independen dan transparan menyelesaikannya. Terima kasih kepada seluruh tim pemenangan, baik dari partai pengusung, partai pendukung, simpul keluarga, relawan, dan segenap lapisan masyarakat yg telah memberikan suaranya kepada Maros Unggul, kami maknai ini sebagai wujud kecintaan dan harapan masyarakat kiranya kami terus hadir bersama mewujudkan Maros yang lebih baik,” ungkap Muzayyin.
Muzayyin menambahkan, pilkada adalah pesta rakyat. Pesta rakyat Maros. Yang isinya tidak boleh sumpah serapah, caci maki, dan permusuhan. Tetapi kedamaian dan jalan panjang silaturrahim. Sebab Maros harus maju, berkembang, dan masyarakatnya bahagia sejahtera.
“Karena itu kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kandidat 01 : H.A Tajrimin Nur dan Bpk Havid Pasha. Dan tentu saja apresiasi dan selamat kepada Kandidat 02, Bapak A.S. Chaidir Syam dan ibu Hj. Suhartina Bohari yang sejauh ini unggul dalam perhitungan Quick Count,” jelasnya.
“Segenap putra putri terbaik Maros yang menujukkan kedewasaan berpolitik selama proses Pilkada berlangsung hingga hari ini. Semoga Allah SWT merahmati kita semua dan kabupaten Maros tercinta ini,” tutupnya.
Diketahui, hasil pergitungan internal Maros Unggul dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 800 menempatkan Pasangan Maros Keren diurutan pertama dengan jumlah suara 81.931 atau 42,08 persen disusul Maros Unggul dengan jumlah suara 64.633 suara atau 33,19 persen dan paslon nomor urut 1 Tahfiz sebanyak 48.145 atau 24,73 persen.
Juru Bicara Hati Kita Keren, Chaerul Syahab, menyampaikan terima kasih atas ucapan selamat yang disampaikan oleh Maros Unggul. Pengakuan Maros Unggul berdasarkan hasil perhitungannya, kata Chaerul, menunjukkan kedewasaan dan kebesaran jiwa Tim Maros Unggul.
Menurutnya, hasil sementara KPU, Unggul dan Keren, hampir sama hasil penghitungannya. Jika ada yang tidak mengakui kemenangan Hati Kita Keren di Pilkada Maros, kata dia, disebabkan karena sesuatu hal. #gabriel














