Rapat kerja Para Kanit dan Penyidik Satreskrim Polres Maros. (Foto: indra_menit)
Polisi Presisi – Kapolres Maros mengumpulkan para perwira dan penyidiknya dalam rapat kerja. “Kalau penyidik paham kebijakan Kapolri yang baru, maka polisi akan selalu disayangi oleh masyarakat, karena masyarakat merasa diayomi,” kata AKBP Musa Tampobulon.
menitindoneia, MAROS – Kapolres Maros, AKBP Musa Tampobulan, SIK, SH, menindaklanjuti program 100 hari Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang dikenal dengan Polisi Presisi (Prediktif, Responsif, Transparan dan Berkeadilan) dengan mengumpulkan seluruh penyidik dalam jajaran Polres Maros, Kamis (11/2/2021).
Kapolres AKBP Musa, menginstruksikan kepada perwira dan penyidik di linkup Satuan Reserse Kriminal agar mendindak lanjuti program Kapolri di bidang penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
“Salah satu prioritas Kapolri adalah peningkatan kinerja penegak hukum dan setiap penegakan hukum yang dilakukan Polri harus mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional akibat adanya pandemi Covid-19,” kata Musa Tampobulon.
Lebih lanjut, Musa menjalskan, bahwa program Kapolri tersebut harus dipahami oleh para penyidik, sehingga pihaknya telah mengumpulkan para perwira dan penyidik untuk menyamakan persepsi terhadap upaya penegakan hukum sesuai presisi polri yang baru.
Sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Maros Iptu Rusly, mengatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan seluruh Kanit dan Penyidik dalam rangka rapat kerja sekaligus menerima arahan dari Kapolres Maros AKBP Musa Tampobulon.
Dalam kegiatan tersebut, kata Rusli, juga dibahas dan dilaporkan perkembangan penanganan perkara yang sementara berjalan, sebagai kontrol dan pengawasan pimpinan kepada para penyidik yang menangani Perkara.
“Semua perkara yang ditangani penyidik, kami laporkan progresnya ke pimpinan sebagai wadah kontrol dan pengawasan pimpinan,” ujar Iptu Rusly.
Menanggapi laporan bawahannya, AKBP Musa Tampobulan menyampaikan pesan dan arahan kepada seluruh jajaran perwira dan penyidiknya di Polres agar bekerja sungguh-sungguh dalam uapayan penegakan hukum yang profesional.
“Dalam menemukan bentuk ideal dari Polri yang Presisi sebagaimana arahan dan kebijakan Bapak Kapolri, ke depan akan dilakukan upaya peningkatan kualitas SDM para penyidik dengan memberikan pelatihan-pelatihan internal dalam bidang penyidikan,” kata AKBP Musa.
Rapat kerja para perwira dan penyidik ini, kata Musa, sebagai upaya memastikan seluruh proses penegakan hukum di wilayahnya tertangani dengan baik dan menjunjung tinggi kepastian hukum yang memberikan rasa aman, damai di tengah masyarakat.
Musa juga menegaskan, tak kalah pentingnya dalam upaya penegakan hukum, juga harus mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.
Untuk diketahui, selama awal tahun 2021, Penyidik Polres Maros telah menangani 35 kasus yang sementara masih dalam proses tahap penyidikan. (Indra Sadly Pratama)