Gagal Kembalikan Keperawanan, Seorang Dukun di Pelmbang Dilapor ke Polisi

Seorang gadis di Palembang gagal mengembalikan keperawanan. Setiap ritual pengobatan, korban berhubungan badan dulu dengan sang dukun. (Foto Ilustrasi Dukun Asusila)
Dukun cabul – Awalnya, mau mengembalikan keperawanannya, dia mendatangi dukun yang konon sanggup membuatnya terasa gadis lagi. Setelah dilakukan pengobatan, dukungnya mencoba dulu rasanya. “Setiap berobat, dukunnya minta berhubungan badan dulu,” kata MP.
menitindonesia, PALEMBANG – Gadis tak perawan di Palembang, berinisial MP (20 tahun), gagal mengembalikan keperawanannya lewat seorang dukun. Ia terpaksa melaporkan dukun tersebut, karena perawannya belum kembali.
MP mengaku, bahwa setiap dia datang berobat, sebelum melaksanakan ritual pengobatan, sang dukun selalu minta berhubungan badan agar bisa cepat mengembalikan keperawanannya.
Bukannya perawannya kembali, malah “barang” MP makin longgar karena seringnya dipakai saat ritual pengobatan. Sehingga MP merasa telah menjadi korban permainan sang dukun. Dia pun melaporkan perbuatan cabul itu ke Polrestabes Pelembang.
Dalam laporannya, MP mengakui sering mendatangi rumah sang dukun di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, atas saran dari pacarnya.
“Niatnya berobat mengembalikan keperawanan,” kata MP usai melapor, Kamis (11/2/2021).
Namun, saat pelaksanaan ritual pengobatan. Dukun itu mengajaknya melakukan hubungan badan. Meski awalnya sudah menolak, tapi dirinya terpaksa menurut.
Pelaku menyarankan korban untuk melakukan pengobatan secara rutin dan bertahap agar keinginannya itu bisa terwujud.
“Tapi setiap berobat pelaku selalu minta berhubungan badan. Jadi sudah sering,” katanya.
Begituh. Akhirnya MP pun sadar jika dirinya telah ditipu oleh pelaku hingga memutuskan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana, mengatakan sudah menerima laporan terkait tindak pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 pasal 289 KUHP.
“Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang,” kat Edi. (andi ade zakaria)