Dilantik PAW Anggota DPRD, Syukran Kahfi Janji Akan Perjuangkan Aspirasi Warga Makassar

Pengambilan dan pengucapan sumpah Anggota DPRD Makassar Fraksi PAN, Syukran Kahfi yang dipandu oleh Wakil Ketua DPRD Makassar A Rasyid Al8i. (Foto: Ist_menit_esse)
menitindonesia, MAKASSAR – Politisi Partai Amanat Nasional Kota Makassar Syukran Kahfi, telah resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kota Makassar pergantian antar waktu (PAW) sisah masa jabatan 2019-2024, pada Sabtu (3/4/2021).
Syukran menggantikan antar waktu Almarhum Zaenal Beta yang meninggal dunia pada tanggal 9 Januari 2021, lalu.
Rapat Paripurna Istimewa pengambilan dan pengucapan sumpah jabatan Syukran Kahfi sebagai Anggota DPRD Kota Makassar Periode 2019-2024 itu, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Makassar Adi Rasyid Ali
Rasyid berharap Syukra Kahfi dapat berpegang taguh pada sumpah jabatan yang baru saja diucapkannya dalam rapat tersebut dan dapat melaksanakan tugas sebagai anggota legislatif sesuai dengan fungsinya, membuat peraturan daerah, melakukan pengawasan dan membahas anggaran pemerintah.
Yang paling penting, kata dia, wakil rakyat juga mempunyai kewajiban menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya.
“Sebagai salah satu pimpinan di DPRD Makassar, saya mengharapkan agar Saudara Syukran YangTerhormat bisa menjalankan amanah sesuai sumpahnya, dan gigih memperjuangkan aspirasi masyarakat kota Makassar, terutama aspirasi para kaum milinial, karena Saudara Syukran merupakan representasi politisi milenial,” kata Adi Rasyid Ali.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Syukran Kahfi mengatakan kehadiran dirinya menggantikan mendiang Zainal Beta di DPRD Kota Makassar, merupakan amanah dan tanggungjawab partai dan konstituennya untuk melanjutkan perjuangan almarhum.
“Saya harus lebih banyak belajar dulu dan beradaptasi dengan lingkungan kerja di DPRD. Namun, saya siap melaksanakan tugas-tugas yang diamanahkan oleh Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi kami,” kata Syukran.
Sebagai Anggota Dewan baru di Makassar, kata dia, ia akan lebih banyak turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi warga dan memperjuangkan aspirasi tersebut melalui rapat-rapat di DPRD.
“Saya harus lebih sering turun ke masyarakat, mendengar keluh kesah warga dan memperjuangaknnya di gedung wakil rakyat. Agar semua keluhan dan permasalahan yang dihadapi warga bertemu dengan solusi yang tepat. Sebagai wakil rakyat, tugas kami mendengar dan bicara. Tidak boleh hanya mendengar tapi tidak pernah bicara atau banyak bicara tapi tidak pernah mendengar,” ucap Syukran. (andi esse)