DPRD Maros Ingatkan Perusahaan Wajib Membayar THR Pekerja 7 Hari Sebelum Lebaran

Anggota Komisi I DPRD Maros, Kadir HL. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Maros Kadir HL, meminta Dinas Tenga Kerja (Disnaker) Kabupaten Maros untuk memastikan para perusahaan di Maros wajib memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pekerjanya maksimal H-7 hari raya Idul Fitri.
Kadir mengatakan, hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
“Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) agar segera memastikan perusahaan membayar THR kepada pekerja/buruh tepat waktu dan sesuai peraturan yang ditetapkan” kata Kadir HL, Jumat (23/4/2021).
Legislator Fraksi Partai Nasdem itu, mendorong agar para pengusaha memiliki komitmen untuk membayarkan secara penuh dan tepat waktu THR bagi seluruh pekerja/buruh.
“Kami dari Komisi I DPRD Maros akan turun melakukan pemantauan dan mengawasi pelaksanaan pembayaran THR. Untuk pengusaha yang tidak mampu membayar THR, disarankan melakukan dialog dengan para pekerja dengan membuat kesepakatan secara tertulis mengenai waktu pembayaran dengan syarat pembayaran dilakukan sebelum hari raya lebaran tahun berikutnya” ujarnya.
Kadir juga meminta Disnaker Maros aktif melakukan dialog dan mediasi antara pekerja/buruh dengan perusahaan yang tidak mampu memberikan THR, untuk mencari solusi bagi perusahaan untuk memenuhi kewajiban membayar THR.
“Disnaker Maros harus sigap menindak tegas perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran THR, guna meminimalisir adanya perusahaan yang mampu membayar namun memanfaatkan celah untuk tidak membayar THR kepada pekerjanya,” katanya.
Dia menegaskan, THR merupakan hak pekerja yang dilindungi negara yang bersifat wajib diberikan kepada pekerja/buruh. (roma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini