Stafsus Wapres RI, Sukriansyah Kunjungi Sumsel, Cek Proyek Infrastruktur

Stafsus Wapres Sukriansyah S Latif kunjungan kerja ke Sumsel mengecek beberapa pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan. (Foto: Ist)
menitindonesia, PALEMBANG – Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden (Wapres) RI, bidang Infrastruktur dan Investasi, DR. Sukriansyah S Latief, SH, MH menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (29/4/2021), kemarin.
Didampingi Asisten Staf Khusus Wapres, Yulian Hanromi, SH, LL.M,MM, kunker Stafsus Sukriansyah ke Sumsel untuk mengetahui perkembangan proyek strategis nasional, khususnya pembangunan proyek infrastruktur Trans Sumatra, ruas tol Simpang Indralaya-Muaraenim.
Dalam kunjungan kerja ini, Stafsus Sukriansyah dan rombongan bertemu dengan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Dr Ekowati Retnaningsih, SKM, M.Kes, didamping bweberapa Kadis, masing-masing Kadis Bina Marga, Kadis PUPR, Kadis SDA, Kadis ESDM, Kepala Bapeda, Kadis Perhubungan dan PTSP. Hadir juga dalam pertemuan tersebut, Hasan, Proyek Direktur PT Hutama Karya (HK).

Kepada Stfsus Wapreas Sukriansyah, Ekowati menyampaikan Sumsel saat ini memiliki Proyek Strategis Nasional (PSN) yang cukup banyak dibanding dengan propinsi lain. Tercatat ada 21 PSN yang sedang dibangun di Sumsel, seperti pembangunan ruas tol Simpang Indralaya-Muaraenim, ruas tol Muaraemim-Lahat-Lubuk Linggau, ruas tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu, pembangunan kawasan ekonomi khusus Tanjung Api, pembangunan KA Logistik Lahat-Muaraenim, pembangunan Bendungan Tigadihaji, persiapan pembangunan Technopark, pembangunan jaringan gas kota dan proyek-proyek nasional strategis lainnya.

“Saat ini juga sedang diusulkan Pelabuhan Carat untuk menjadi bagian dari PSN untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus yang telah masuk lebih dahulu menjadi PSN”, ujarnya.
Pada kesempatan m tersebut, Stafsus Sukriansyah mengharapkan PSN dapat berjalan lancar, khususnya pelaksanaan penggunaan anggaran dilakukan secara efisien, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sukriansyah juga menyoroti mengenai pembebasan lahan untuk proyek infrastruktur yang harus memperhatikan juga kepentingan masyarakat setempat.
“Terkait pembebasan lahan dalam PSN, hendaklah memperhatikan kepentingan masyarakat setempat dan tidak menimbulkan masalah”, pungkasnya.
Di samping mendengar langsung paparan terkait perkembangan proyek infrastruktur, Stafsus Sukriansyah beserta rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke proyek pembangunan ruas tol Palembang-Indralaya (ruas Palembang-Bengkulu. (andiesse)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini