Bantu Warga Positif Covid-19, Bupati Maros: Sebanyak 57 Pasien Terkonfirmasi Belum Divaksin

Bupati Maros menyerahkan bantuan untuk keluarga pasien Covid-19. (Foto: ist)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros AS Chaidir Syam menelusuri data 57 orang warga Kabupaten Maros yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Deitemukan, sebahagian besar dari mereka adalah klaster perjalanan keluar daerah, tertular saat dalam perjalanan.
Dari data yang ditemukan itu, Chaidir menghimbau warga untuk menahan diri tidak melakukan perjalanan ke luar daerah di masa pandemi dan di saat situasi sudah tidak memungkinkan.
“Mari menjaga diri. Siatuasi pandemi sekarang ini lagi tidak kondusif untuk melakukan perjalanan ke luar daerah. Jadi yang mau jalan-jalan tahan dulu,” kata Chaidir saat menyerahkan bantuan logistik kepada perwakilan pasien Covid-19 di tribun utama Lapangan Pallantikang, Selasa (6/7/2021).
Dia juga meminta para Camat agar mengonsolidasi para Kepala Desa untuk segera melakukan pemantauan terhadap warganya dan membatasi warga untuk melakukan perjalanan serta fokus memantau pelaksanaan vaksinasi.
Selain itu, Chaidir mengungkapkan, 57 warga yang terkonfirmasi Covid-19 itu, diketahui semuanya belum menerima suntik vaksin.
“Mohon yah, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, agar terus melakukan pemantauan jalannya vaksinasi. Ini sesuai data yang diterima, 57 warga yang terkonfirmasi Covid-19 belum divaksin,” ujarnya.
Diketahui dari informasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Maros, jumlah yang terkonfirmasi sebanyak 57 orang. 56 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan 1 orang sementara dirawat di RSUD dr Palalloi Maros. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini