Inggris vs Italia: Final Ideal

Pengamat Euro 2020
Oleh: Andi Mallarangeng
AKHIRNYA Inggris vs Italia di final Euro 2020. Ini final ideal. Kedua tim haus juara. Inggris ingin football coming home setelah selama 55 tahun belum pernah lagi ada gelar juara di tanah kelahiran olahraga sepakbola ini. Sementara Italia terakhir menjadi juara Eropa 53 tahun lalu, walau pernah menjadi juara dunia 15 tahun lalu.
Kedua tim ini sama-sama memainkan sepakbola modern yang menyerang. Kedua tim sudah meninggalkan gaya bermain tradisionalnya, Inggris dengan Kick and Rush dan Italia dengan Catenaccio. Inggris sekarang menyerang dengan umpan-umpan pendek dan cepat, sementara Italia menyerang dengan menekan sejak awal di daerah lawan.
Kalau dibandingkan kekuatan kedua tim ini, kira-kira seperti ini:
1. Penjaga gawang: tampaknya Italia lebih unggul dengan Donnarumma ketimbang Pickford.
2. Pertahanan: Inggris baru kebobolan sekali ketika melawan Denmark semalam, sementara Italia sudah 3 kali kebobolan ketika melawan Austria, Belgia, dan Spanyol. Mungkin karena Italia terlalu bersemangat meninggalkan Catenaccio, mereka sering lupa dengan pertahanan. Inggris sedikit lebih unggul.
3. Lini tengah: Tampaknya seimbang. Kedua tim mendominasi lini tengah selama ini.
4. Serangan: Tembakan-tembakan Italia sangat berbahaya begitu ada kesempatan. Immobile, Insigne, Barella, Chiesa sangat energik. Tapi permainan cepat Kane, Sterling dan Saka sulit dibendung. Gol bunuh diri Denmark yang dimulai dari serangan Sterling yang mengecoh pemain-pemain belakang Denmark semalam sangat indah. Tampaknya Inggris unggul sedikit di lini serang.
5. Pelatih: Southgate dan Mancini keduanya pelatih jenius yang mampu meramu potensi materi pemainnya dengan cara baru yang efektif. Keduanya seimbang.
6. Faktor tuan rumah: Dukungan supporter bagaikan pemain ke-12. Tentu saja hanya Inggris yang mendapat keuntungan karena finalnya di Stadion Wembley, London.
7. Mentalitas tim: Ada yang bilang, Inggris selalu mengalami masalah mental ketika berada pada pertandingan yang menentukan. Itulah sebabnya Inggris tidak pernah juara apapun, baik Piala Dunia maupun Piala Eropa selama 55 tahun ini, walaupun materi pemainnya bagus-bagus, dan liganya the best in the world. Ini merupakan masalah yang harus diselesaikan oleh pelatih dan para pemain Inggris, terutama kalau pertandingan harus diselesaikan dengan adu penalti. Sementara itu, Italia tidak punya masalah dalam soal mentalitas. They can rise to the occasion anytime.
8. Adu penalti: Merujuk ke poin 8, Italia sedikit lebih diunggulkan. Apalagi ada Donnarumma di gawang Italia.
Secara total, kans kemenangan pada dasarnya berimbang. Mungkin Inggris akan sedikit diuntungkan sebagai tuan rumah. Apalagi jika mereka berhasil menyelesaikan masalah mentalitasnya. Inggris juga lebih berpeluang untuk menang jika tanpa adu penalti. Tapi ini sekedar analisis di atas kertas. Apapun, ini pertandingan akan menarik. So, let the game begins, may the best wins.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini