Mantan Calon Bupati Bantaeng dan mantan bakal calon Walikota Makassar, Jabal Nur. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Jabal Nur, berencana akan mengajak tokoh milenial Sulawesi Selatan, Muhammad Rivaldi, ke Bantaeng untuk menginspirasi generasi milenial.
“Di Bantaneg sangat banyak generasi milenial yang ingin mendapatkan motivasi dan inspirasi langsung dari Rivaldi. Kalau sempat kami akan ke Bantaeng bersama Rivaldi menggarap potensi milinial,” kata Jabal Nur melalui keterangannya, Jumat (24/12/2021).
Dia mengaku sisa menunggu momentum yang tepat untuk menghadirkan Rivaldi di Kabupaten Bantaeng. Menurutnya, kehadiran tokoh milenial yang berhasil menjuarai lomba mirip SYL itu, sangat ditunggu-tunggu.
Selain itu, Jabal juga akan meminta saran khusus Rivaldi sebelum ia memutuskan apakah ikut meramaikan bursa calon bupati Bantaeng pada Pilkada tahun 2024 mendatang.
Lebih lanjut, Jabal menuturkan, selama ini pengalamannya di pentas politik sudah cukup menjadi bekal untuk meraih cita-citanya. Pada Pilkada 10 tahun silam, Jabal pernah menjadi calon bupati di Kabuapaten Bantaeng lewat jalur independen menantang HM Nurdin Abdullah.
Namun, Jabal mengakui, usianya masih sangat belia ketika itu, sehingga belum berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Bantaeng, sehingga Nurdin Abdullah berhasil meraih 80 persen suara pemilih.
“Maju bertarung di Pilkada sudah saya lalui, lawannya ketika itu Nurdin Abdullah. Yah saya kalah, tapi saya dapat pengalaman,” ujarnya.
Berbekal pengalaman pernah kalah di Pilkada Bantaeng oleh NA, Jabal kemudian mencoba pertarungan politik di Pilkada Makassar. Ia mengajak Rivaldi berpasangan melalui jalur perseorangan di Pilwalkot Makassar 2020.
“Di tengah jalan, Rivaldi berhenti dan mendukung Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi. Kami berdua realistis, karena persoalan logistik yang tidak memadai. Kami terpaksa harus menyetop kerja-kerja tim. Padahal di survei, popularitas Rivaldi melejit, terekam di beberapa lembaga survei,” jelasnya.
Dari berbagai pengalaman Jabal akan mempelajari peluangnya kembali bertarung di Pilkada Bantaeng.
“Secara politik, Bantaeng sekarang kekuatannya ada di tangan milenial. Pengaruh milenial sangat kuat. Potensinya bisa mendorong dan bisa menjadi boster kemenangan,” pungkasnya. (roma)