Kunjungi Penghuni Rumah Impian, Taufan Pawe Disambut Penuh Haru

Walikota Parepare, Taufan Pawe, saat mengunjungi penghuni rumah impian. (Foto: Ist)
menitindonesia, PAREPARE – Walikota Parepare, Taufan Pawe, memanfatkan libur nasional dengan mengunjungi warga yang mendapatkan batuan Rumah Impian, Kamis (3/2/2022).
Menggunakan sepeda motor, Taufan Pawe mengunjungi kediaman Ibu Tahang, di Jalan Belibis dan kediaman Ibu Umiati di Jalan Petta Oddo, Kota Parepare.
“Bagusji rumahta ibu. Jalan ji airta? Amanji listrikta? Perbanyak bersyukur ibu, nanti Allah SWT balas lebih banyak lagi,” kata Taufan Pawe menyapa Ibu Tahang.
Sementara Ibu Tahang tak bisa menahan air matanya saat menerima kunjungan Taufan Pawe. Ia bersyukur Rumah Impiannya akhirnya terwujud. Ia tidak menyangka kini, tinggal di rumah berdindingkan tembok dan beralaskan tehel.
Betapa tidak, dirinya hanya ibu rumah tangga dan suaminya seorang sopir angkutan umum. Penghasilannya hanya mampu menghidupi bersama ke tiga anaknya.
“Dulu pak rumah kami kayu dan seng. Sekarang kita rasakan mi juga namanya rumah batu. Enak sekali mi kita rasa pak. Terima kasih banyak Pak Taufan Pawe,” kata Ibu Tahang.
Lanjut ke kediaman Ibu Umiati, Taufan Pawe merasa terharu melihat kondisinya. Pasalnya, Rumah Impian tersebut belum banyak berisikan fasiltas rumah. Salah satunya meja dan kursi ruang tamu.
“Belum ada meja sama ruang tamu tak pak dik. Insyallah saya belikanki. Ibu Lurah, ingatkan saya untuk beli. Jangan sampai saya tidak diingatkan,” pesan TP.
Walikota Parepare dua periode ini turut memberikan sedekah. Dirinya berempati dengan bapak Umiati yang masih bekerja sebagai tukang becak. Taufan mengaku salut melihat kegigihan pria lansia itu dalam mencari rezeki.
“Masih kuat ki bapak mengayuh becak ta. Alhamdulilah kuat ta pak dik. Saya saja belum tentu bisa sekuat bapak,” kata Taufan sembari mengajak bercanda kakek itu.
Ibu Umiati tak kuasa menahan harunya. Dirinya tak menyangka medapat kunjungan sekaligus kembali dapat bantuan dari Taufan Pawe. Dia merasa bersyukur, rumah kayunya kini berubah menjadi rumah batu.
“Tidak pernah terpikirkan pak rumah saya seperti ini. Suamiku kerjanya cuma bantu-bantu orang di Pasar Senggol. Dulu kalau hujan bocor-bocor pak. Apalagi kencang angin, terbang pasti atapnya. Sekarang tidak lagi. Senang semua anak-anaku begini kondisi rumah kami,” kata Ibu Umiati.
Diketahui, program rumah impian merupakan program yang dicanangkan langsung Taufan Pawe. Rumah Impian merupakan bangunan rumah yang diberikan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak.
Rumah Impian bagi masyarakat Kota Parepare ditargetkan terbangun sebanyak 234 unit sampai Tahun 2023. Di tahun 2019 telah dibangun 27 unit rumah impian. Pada tahun 2020 telah dibangun lagi sebanyak 27 unit, dan pada tahun 2021 telah dibangun lagi sebanyak 45 unit, dan tahun 2022 akan dibangun sebanyak 90 unit. Sehingga sisa target Rumah Impian sebanyak 45 unit hingga tahun 2023. (andi esse)