AAS dan HAk Paparkan Visi dan Misi di Depan Peserta Mubes, Nama Calon Sekjen Mulai Dimunculkan

Andi Amran Sulaiman dan Haidar Karim, dua calon Ketua IKA Unhas kelihatan mesra saat pemaparan visi misi. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Dua kandidat Ketua IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman (ASS) dan Haidar Karim (HAK), memaparkan visi dan misinya di hadapan peserta Mubes IKA Unhas, di Aula Utama, Four Point by Sheraton Hotel, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Sabtu (5/3/2022).
Dari tiga kandidat Ketua IKA, yakni AAS, HAK dan Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang hadir dalam sesi pemaparan visi misi ini hanya dua. SYL tidak hadir dalam acara Mubes tersebut. Namun, Stering Commitee (SC) Mubes tetap memajang fotonya sebagai calon Ketua IKA Unhas.
Calon Ketua IKA Unhas, AAS, dalam pemaparan visi dan misinya menegaskan agendanya untuk membawa IKA Unhas berkolaborasi untuk negeri. Menurutnya, jika dia diamanahkan oleh Mubes memimpin IKA Unhas lima tahun ke depan, AAS akan merangkul semua potensi alumni Unhas untuk mengantarkan alamamater Unhas berjaya dan sekaligus memberikan manfaat kepada Alumni Unhas yang sudah mencapai jumlah ratusan ribu.
Setelah AAS menyampaikan visi dan misinya selama 10 menit, menyusul HAK. Namun sebelum memaparkan visi dan misinya, HAK menyampaikan jika dia berusia 10 tahun di atas AAS.
“Usia saya jauh di atas adinda saya Andi Amran Sulaiman. Yah saya harus memanggilnya adinda, karena saya lebih tua 10 tahun. Adinda AAS angkatan 1988 dan saya Angkatan 1978,” ujar Haidar Karim.
Dia juga menyampaikan, bahwa pertarungan untuk menjadi Ketua IKA Unhas adalah hal yang biasa saja, dan tidak perlu dibawah dengan ketegangan. Sebab apapun hasil akhir dari keputusan Mubes ini nanti, harus dijalankan secara bersama-sama.
“IKA Unhas ini akan besar dan jaya, jika kita memulainya dengan kebersamaan. Hal ini biasa saja. Dulu waktu kuliah di Barayya Unhas, saya pernah menjadi Plt Ketua Senat dan semasa mahasiswa, saya juga sering nginap di Botolempangan (wisma HMI, red). Jadi ini hal biasa saja,” ujar HAK mengenang masa kemahasiswaannya.
Selain itu, HAK juga menyampaikan, bahwa usianya sudah mencapai 62 tahun. Ia mengaku sudah 30 tahun lebih mengabdi sebagai karyawan BUMN, PT Nindya Karya. “Sekarang saya menjadi Direktur PT Nindya Karya di usia 62 tahun. Biasanya kalau ada Direktur BUMN berusia 62 tahun, berarti dia diangkat karena ada prestasi,” ucap HAK.
Suasana akrab yang terlihat antara AAS dan HAK, oleh sebahagian peserta dianggap sebagai tanda bahwa pemilihan ketua IKA Unhas akan dilaksanakan secara aklamasi. Meskipun sebahagian peserta, khsuusnya dari Fakultas Hukum Unhas, berharap SYL yang juga Ketua Umum IKA Fakultas Hukum Unhas bisa hadir dalam forum Mubes.
Sementara di luar forum Mubes, santer dibahas calon Sekjen. Sebahagian nama calon mulai dibicarakan, yakni Saprio Pamulu dari IKA Fakultas Teknik Unhas, Suaib Mappasila dari IKA Fakultas Ekonomi Unhas dan Muhammad Ismak dari IKA Fakultas Hukum Unhas. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini