Rivaldi Viral, Kali ini Bakal Dilapor Polisi oleh Iparnya, Diduga Jual Nama Pejabat Pemprov Sulsel Urus Jabatan

Tokoh Milenial Sulsel, Muhammad Rivaldi. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Tokoh Milenial, Muhammad Rivaldi, dicari oleh kakak Iparnya, Nur Saleh (56), pegawai Dinas Penanaman Modal Pemkab Selayar, gara-gara telah menjual nama oknum Pejabat di Pemprov Sulsel untuk mengurus Nur Saleh mutasi ke Pemprov dengan menjanjikan jabatan Kepala Kantor Perwakilan Gubernur di Selayar.
“Saya yang sebarkan foto Rivaldi di Facebook, gara-gara dia, saya sampai tertipu, katanya dia mau urus saya pindah ke Pemprov Sulsel sebagai Kepala Kantor Perwakilan Gubernur di Selayar, tapi sampai sekarang tidak ada kejadian,” kata Nur Saleh.
Dia menceritakan, jika Rivaldi kerabat dekat, bersepupu dengan istrinya, Rosmawati (51). Nur Saleh mengaku tidak pernah menyangka Rivaldi tega membohonginya.
“Dia termasuk keluarga dekat, sepupunya istri saya. Dia bawa-bawa nama pejabat di BKD Sulsel yang katanya bisa urus saya pindah ke Pemprov, nama pejabat itu dipanggil sama Rivaldi dengan sebutan Puang Prof(esor),” ujar Nur Saleh saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (17/5/2022), malam.
Menurutnya, suatu hari, seseorang mengaku Puang Prof, pejabat di BKD Sulsel menelpon istrinya, bahwa dia akan mengurus kepindahannya. Puang Prof, lalu meminta uang sebesar Rp40 juta sebagai pelancar urusan. Setelah berbicara dengan orang yang dipanggil ‘Puang Prof’ itu, Rosmawati pun menyerahkan uang ke Rivaldi melalui rekening sesuai permintaan Puang Prof itu.
“Uangnya dikirim ke rekening Rivaldi. Tapi setelah dikroscek karena sudah lama dijanji, masih jamannya Pak Gubernur Nurdin Abdullah, ternyata tidak ada itu, hanya modus saja. Rivaldi juga tidak pernah memberi kepastian dan susah dihubungi,” ungkap Nur Saleh.
Karena merasa dongkol tidak ada kejelasan, sehingga Nur Saleh terpaksa menyebarkan foto Rivaldi ke Group Facebook ‘Info Kejadian Kota Makassar’, dan bahkan berencana akan melaporkannya ke pihak berwajib.
Nur Saleh juga mengungkapkan, selain uang urusan jabatan, juga Rivaldi pernah menawarkan proyek pengadaan baju batik di Diknas Provinsi Sulsel. Untuk urusan proyek ini, ungkap Nur Saleh, meminta uang sebesar Rp70 juta.
“Sampai sekarang tidak ada itu proyek, kita juga sudah telusuri temannya di Diknas, ternyata bukan pejabat. Ada yang bilang, itu salah seorang sopir, tapi saya tidak tahu namanya siapa,” ungkap Nur Saleh.
Karena tidak ada kejelasan, sementara istrinya sudah mentransfer uang berkali-kali ke rekening pribadi Rivaldi untuk semua urusannya itu, terpaksa dia melakukan caranya sendiri agar urusannya mendapatkan kejelasan, paling tidak uangnya total Rp110 juta dikembalikan.
“Sekarang Rivaldi harus menjelaskan ke mana semua itu uang yang dia terima dan dia harus bertanggungjawab, jangan sering menjual nama pejabat, apalagi ini dilakukan sama keluarganya, sepupunya sendiri,” pungkasnya.
Sementara itu berusaha dikonfirmasi kepada Rivaldi duduk perkara meme yang beredar di Facebook dan gorup-group WhatsApp yang memajang fotonya atas dugaan kasus penipuan ini, belum ada jawaban, telepon selulernya tidak aktif hingga berita ini ditayangkan. (roma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini