Jelang Muswil PPNI Sulsel di Toraja, Hasan Rahim Dorong Pemilihan Ketua Dilakukan Aklamasi

Ketua PPNI Maros, Hasan Rahim. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Maros, Hasan Rahim, menyampaikan rencana perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke IX Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI, dengan tema “Peran Aktif PPNI dalam Mengawal Arah Baru Transformasi Kesehatan Menuju Sulsel Sipakatu” akan digelar di Kabupaten Toraja pada tanggal 3-4 Juni 2022, mendatang.
Dia berharap, pelaksanaan Muswil tersebut berlangsung secara musyawarah dan mufakat untuk menghasilkan formasi kepengurusan yang ideal, tanpa kehilangan nilai-nilai demokrasi di dalamnya.
“Sebagai organisasi profesi yang diikat oleh nilai moralitas dan etika profesi, tentu dinamika demokrasi yang dibangun dalam perhelatan Muswil DPW PPNI Sulsel nanti, harus dilandasi nilai-nilai klesetaraan dalam kesejawatan (equal of peer group), tetap menjaga nilai-nilai etika profesi keperawatan, diantaranya saling menghormati sesama sejawat,” kata Hasan Rahim dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).
Hasan Rahim menyebutkan, hingga saat ini dinamika menjelang Muswil PPNI, untuk calon ketua masa bakti 2022-2027, yang mengemuka disebut-sebut masih petahana, Abdul Rakhmat.
“Menyimak hasil rapat koordinasi yang dihadiri 24 DPD PPNI se Sulsel, sepertinya tidak ada bakal calon lain yang akan ikut bertarung. Kemungkinan besarnya, di Muswil kali ini, pemilihan ketua dilakukan secara aklamasi,” ujarnya.
Selain itu, Hasan juga mengimbau, agar menjadikan tema Muswil PPNI sebagai spirit bagi segenap Perawat, khususnya Perawat Sulsel yang tergabung dalam rumah besar PPNI dalam mewujudkan transformasi kesehatan ke arah yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang excellent, lebih smart yang berfokus pada pasien/klien/masyarakat sebagai pelanggan (customer center).
“Di era transformasi kesehatan 4.0, diharapkan hadir para Perawat/Ners yang mampu membangun sinergitas kepada seluruh stakeholder, memiliki kompetensi yang lebih profesional, daya kreatifitas dan terus berinovasi, bertanggung gugat dan tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diembannya dalam mewujudkan customer satisfaction/people satisfaction yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat pada akhirnya,” jelasnya.
Hasan menambahkan, dipilihnya Kabupaten Toraja dan Kabupaten Toraja Utara sebagai tempat perhelatan Muswil, sekaligus untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali dunia Pariwisata yang hampir 3 tahun Vakum karena Pandemi Covid-19.
“Meski demikian, para peserta Muswil agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat selama berlangsungnya kegiatan,” kata Kepala Bidang P2P Dinkes Maros yang juga sangat aktif dalam pencegahan Covid-19 ini. (asrul nurdin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini