Dua Pimpinan DPRD Maros Konsultasikan Nasib Ribuan Pegawai Kesehatan Maros ke Kemenpan-RB

Hj Haeriah Rahman dan Hj Andi Fatmawati saat melakukan konsultasi di Kemenpan RB. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Pimpinan DPRD Maros, Hj Hariah Rahman dan Hj Andi Fatmawati, melakukan konsultasi di Deputi Bidang SDM Kementerian PAN-RB, di Jakarta, Kamis (20/11/2022).
Kedua Wakil Ketua DPRD ini menanyakan terkait pendataan THT dan non-ASN khusus tenaga kesehatan di RSUD dan Puskesmas, sekaligus mencarikan solusi terhadap nasib 1.293 tenaga kesehatan honorer di lingkup Pemkab Maros yang tak ada kepastian.
“Data mereka tak bisa dimasukkan ke sistem pendataan pegawai non ASN,” kata Hj Haeriah.
Diketahui, sebanyak 1.293 tenaga kesehatan itu, ujar dia, berstatus pegawai BLUD. Sebanyak 1.040 orang di puskesmas-puskesmas dan 253 orang di RSUD dr La Palaloi.
“Yang jadi soal, pemerintah pusat menganggap BLUD sudah mandiri, termasuk membayar gaji pegawai,” katanya. (asrul nurdin)