Mahfud MD Pakai Baju yang Disiapkan Daftar Cawapres Lima Tahun Lalu

Foto: Ganjar dan Mahfud MD saat di tugu proklamasi sebelum mendaftar di KPU.
menitindonesia, JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh PDI-Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura dan Partai Perindo, Ganjar Pranowo dan Prof Mahfud MD, berkumpul bersama relawan dan Tim Pemenangannya di Tugu Proklamasi, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, sebelum mendaftar di KPU, Kamis (19/10/2023).
Ganjar mengatakan, bahwa mereka menjadi capres dan cawapres bukan tentang kekuasaan tetapi melainkan tentang seluruh elemen bangsa yang membutuhkan negara untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan.
BACA JUGA:
Deteksi Dini Konflik Sosial, Pemerintah Gunakan Teknologi Aplikasi SIPKS
“Ini bukan tentang Ganjar, tentang Mahfud, juga bukan tentang kekuasaan. Ini tentang kau perempuaan yang membutuhkan kesetaraan, ini tentang generasi muda yang membutuhkan masa depan, ini tentang petani yang butuh dilindungi oleh negara, ini tentang TNI/Polri yang melayani dan melindungi masyarakat,” kata Ganjar Pranowo saat memberi sambutan.
BACA JUGA:
Sambut Perusahaan Tertua di Sulsel, Pj Gubernur Bahtiar Tantang Penyerapan Tenaga Kerja
Setelah menyampaikan pidato singkatnya, itu Ganjar meminta Mahfud menyampaikan sambutan. Mahfud pun menyampaikan bahwa ia sengaja mengenakan kemeja baju putih berlengan panjang, yang lima tahun lalu dibuatnya untuk mendaftar sebagai cawapres dari Jokowi. Sementara Ganjar mengenakan kemeja hitam.
“Namun Allah berkehendak lain. Minta ditunda dulu. Hari ini baru diperkenalkan menjadi cawapres,” ujar Mahfud MD disambut tawa para relawannya. “Baju yang disiapkan dulu akhirnya bisa dipakai sekarang.”
Setelah melakukan doa bersama, Ganjar – Mahfud diantar oleh pertai pengusungnya, tim pemenangan dan relawannya menuju ke Kantor KPU sambil mengumandangkan shalawat badar,
Diketahui, pasangan Anies – Muhaimin, sudah selesai mendaftar sebagai capres dan cawapres dari Koaliasi Partai NasDem, PKB dan PKS. Pasangan yang menggunakan taglin AMIN ini diantar ribuan relawannya ke KPU. (andi ade zakaria)