Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Indonesia Association of Dentomaxillofacial Radiology terkait rencana pelaksanaan Simposium Nasional IKARGI XIII & The 3rd International Joint Conference 2026.
menitindonesia, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Indonesia Association of Dentomaxillofacial Radiology terkait rencana pelaksanaan Simposium Nasional IKARGI XIII & The 3rd International Joint Conference 2026.
Pertemuan berlangsung di Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Selasa (5/5/2026).
Dalam pemaparannya, panitia menyebut kegiatan berskala nasional dan internasional ini akan digelar pada 5–6 Juni 2026 dengan estimasi peserta mencapai 300–400 orang.
Event tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan Niigata University, serta akan menghadirkan pembicara dari berbagai negara, seperti Jepang, Nigeria, Brasil, dan Malaysia.
Tak hanya forum ilmiah, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan bakti sosial yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026 di kawasan Pantai Losari.
Aliyah menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai kepercayaan ini menjadi peluang besar bagi Makassar untuk tampil di panggung global.
“Kami mengapresiasi kepercayaan ini. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara akan berdampak positif, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun promosi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan internasional seperti ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Aliyah, siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar dan sukses.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi profesi menjadi kunci untuk memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat kegiatan ilmiah dan konferensi internasional di Indonesia.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemkot Makassar serta jajaran panitia IKARGI, termasuk Ketua Panitia drg. Fadhlil Ulum dan Sekretaris Panitia drg. M. Fadil Hidayat.